Ancaman Ransomware Terus Berlanjut, LockBit 3.0 Masih Berbahaya

AKURAT.CO Sejak pembocoran data LockBit 3.0 pada tahun 2022, ancaman terhadap keamanan data belum reda. Kaspersky Global Emergency Response Team mencatat peningkatan serangan, termasuk insiden di Guinea-Bissau.
Insiden terbaru terjadi di Guinea-Bissau, mengekspos teknik baru yang digunakan oleh ransomware yang tidak terlihat. Hal ini dapat menyebabkan penyebaran malware yang tidak terkendali di seluruh jaringan korban.
Para pelaku ancaman memanfaatkan kredensial administrator yang dicuri untuk menyamar sebagai administrator sistem dengan hak istimewa. Ini memberi mereka akses penuh untuk melakukan serangan dan merusak infrastruktur perusahaan.
Ransomware yang disesuaikan juga dapat menyebar secara mandiri di seluruh jaringan menggunakan kredensial domain dengan hak istimewa tinggi.
Baca Juga: Geng Ransomware Blackcat Rebut Kembali Situs dari FBI, Ribuan Data AS Masih Terancam
Ini memungkinkan mereka untuk melakukan aktivitas berbahaya, seperti mengenkripsi berbagi jaringan dan menghapus catatan kejadian Windows untuk menyembunyikan jejak mereka.
Fitur-fitur adaptif dari malware ini membuatnya untuk menyesuaikan serangannya dengan konfigurasi spesifik dari infrastruktur perusahaan yang menjadi target. Ini membuat serangan lebih sulit dideteksi dan dihentikan.
"Fleksibilitas ini memberikan banyak peluang bagi musuh untuk meningkatkan efektivitas serangan mereka, seperti yang ditunjukkan dalam kasus baru-baru ini," ujar Cristian Souza selaku Incident Response Specialist di Kaspersky Global Emergency Response Team, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Rabu (17/4/2024).
Dengan demikian, penting bagi perusahaan untuk meningkatkan langkah-langkah keamanan mereka dan untuk tetap waspada terhadap ancaman yang terus berkembang ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







