AKURAT.CO Peneliti Kaspersky baru-baru ini mengidentifikasi serangan ransomware yang mengancam, dikenal sebagai LockBit builder-based. Serangan ini memanfaatkan skrip SessionGopher untuk mencuri kata sandi jarak jauh.
Insiden serupa telah terjadi di berbagai industri dan negara seperti Rusia, Chili dan Italia. Hal ini menunjukkan peningkatan serangan ransomware yang mengkhawatirkan.
Kaspersky mengidentifikasi ancaman ini dengan beberapa kode berikut:
- Trojan-Ransom.Win32.Lockbit.gen
- Trojan.Multi.Crypmod.gen
- Trojan-Ransom.Win32.Generik
Dalam keterangan yang diterima Akurat.co, Rabu (17/4/2024), skrip SessionGopher juga terdeteksi sebagai:
- HackTool.PowerShell.Agent.l
- HackTool.PowerShell.Agent.ad
LockBit sendiri adalah kelompok penjahat siber yang menawarkan ransomware sebagai layanan (RaaS). Meskipun operasi penegakan hukum telah mengambil alih kendali atas kelompok ini pada bulan Februari 2024, kelompok tersebut kembali aktif hanya beberapa hari setelahnya.
Untuk melindungi diri dari serangan ransomware, Kaspersky merekomendasikan langkah-langkah berikut:
- Lakukan pencadangan data secara teratur dan uji restorasi secara berkala.
- Jika terinfeksi ransomware, simpan file terenkripsi dengan aman.
- Pertimbangkan untuk menggunakan solusi keamanan seperti Kaspersky Endpoint Security dan layanan Deteksi dan Respons Terkelola (MDR) untuk mendeteksi ancaman secara proaktif.
- Kurangi permukaan serangan dengan menonaktifkan layanan dan port yang tidak digunakan.
- Selalu perbarui sistem dan perangkat lunak untuk mengatasi kerentanan.
- Lakukan uji penetrasi dan pemindaian kerentanan secara teratur.
- Berikan pelatihan keamanan siber kepada karyawan secara teratur untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman siber dan cara mengatasinya.
Dalam upaya memerangi ancaman ini, pihak berwenang telah berhasil menghentikan kelompok ransomware LockBit, memberikan harapan bagi banyak korban yang mungkin bisa memulihkan file-file mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








