Indonesia Alami Kekurangan SDM Terampil dalam Bidang Data Science, Apa Solusinya?

AKURAT.CO Indonesia, seperti negara-negara lain di dunia, menghadapi tantangan dalam menyediakan SDM terampil dalam bidang Data Science. Ketua Komunitas Data Science mengungkapkan berbagai isu yang terkait dengan kekurangan SDM terampil dalam bidang ini.
Kekurangan SDM terampil dalam bidang Data Science menurutnya bukanlah masalah jumlah, tetapi lebih kepada kesesuaian antara keterampilan yang dimiliki dengan kebutuhan industri.
"Sebenarnya supply talentnya juga sudah cukup banyak, tapi memang yang sesuai dengan kebutuhan industri dan memiliki kemandirian yang dibutuhkan masih terbatas," ujar Nabil Muhsin Badjri selaku Ketua Komunitas Data Science, saat dihubungi Akurat.co, Kamis (9/5/2024).
Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan industri dan pengalaman bisnis yang diperlukan oleh para profesional di bidang ini. Ini menjadi kendala utama bagi para data scientist untuk dapat berkontribusi secara maksimal dalam lingkungan industri.
"Keterampilan teknis memang diajarkan di bangku sekolah, tetapi kemampuan untuk memahami kebutuhan bisnis dan berkomunikasi efektif seringkali kurang," tambahnya.
Tidak hanya itu, keterampilan 'soft skills' juga menjadi fokus penting. Kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik dan mampu menceritakan hasil analisis data kepada pemangku kepentingan menjadi hal yang penting bagi seorang data scientist.
Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan agar pendidikan di bidang Data Science lebih fokus pada pengembangan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri.
"Kita perlu lebih menekankan pada pengajaran keterampilan yang relevan dengan dunia nyata, seperti analisis data yang berkaitan langsung dengan kebutuhan bisnis," ujarnya.
Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, industri dan pemerintah juga diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan SDM terampil dalam bidang Data Science.
Program magang dan kerja sama proyek antara perguruan tinggi dan perusahaan dapat menjadi langkah awal untuk mengatasi kesenjangan antara kebutuhan industri dan keterampilan yang dimiliki oleh para profesional muda.
Dengan upaya bersama dari berbagai pihak, diharapkan Indonesia dapat mengatasi tantangan dalam menyediakan SDM terampil dalam bidang Data Science. Dengan demikian, negara ini dapat memanfaatkan potensi besar yang dimiliki dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






