Microsoft Kembangkan Suara AI yang Terlalu Nyata, Berbahaya?

AKURAT.CO Microsoft telah menciptakan synthesizer suara AI yang begitu realistis sehingga dianggap terlalu berbahaya untuk digunakan oleh publik.
Dalam makalah penelitian yang ditemukan oleh Live Science, para peneliti Microsoft mengungkapkan bahwa mereka telah mengembangkan penyintesis suara AI, yang diberi nama VALL-E 2. Teknologi ini mampu menghasilkan suara manusia yang sangat alami hanya dari perintah teks.
Menurut makalah penelitian tersebut, ini adalah pertama kalinya sistem text-to-speech berhasil mencapai 'kesetaraan manusia'. Namun, publik tidak akan bisa mencoba teknologi ini karena Microsoft belum merilisnya untuk umum.
Baca Juga: Microsoft Perbarui Desain Word, Excel dan PowerPoint di Web
"Halaman ini hanya untuk tujuan demonstrasi penelitian," tulis Microsoft dalam blog resminya, dikutip Jumat (12/7/2024).
"Saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk memasukkan VALL-E 2 ke dalam produk atau memperluas akses ke publik," tambahnya.
Sayangnya, tidak ada sampel audio yang tersedia untuk mendengar hasil suara AI ini, sehingga kita hanya bisa mempercayai klaim para peneliti. Blog tersebut memang menyediakan berbagai grafik dan istilah teknis yang bisa dieksplorasi.
Jika suara yang dihasilkan benar-benar sebaik yang diklaim, mungkin lebih aman jika teknologi ini tidak dirilis untuk umum saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







