WhatsApp Kembangkan Fitur Pemilihan Tema Obrolan di Android

AKURAT.CO WhatsApp sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menyesuaikan tema obrolan dengan memilih warna untuk gelembung pesan dan wallpaper.
Berbeda dengan Instagram dan Facebook Messenger yang menerapkan tema secara keseluruhan dalam percakapan, WhatsApp akan membatasi penyesuaian ini hanya pada tampilan ponsel cerdas pengguna.
Dalam upaya meningkatkan pengalaman pengguna, WhatsApp dilaporkan sedang mengembangkan fitur baru yang memungkinkan pengguna memilih tema obrolan default.
Dikutip dari Gadgets360.com, Minggu (18/8/2024), fitur ini memungkinkan pengguna mengubah warna gelembung pesan dan wallpaper sesuai keinginan mereka.
Fitur ini pertama kali terdeteksi pada versi beta WhatsApp untuk iOS beberapa bulan lalu dan kini telah muncul dalam versi beta terbaru WhatsApp untuk Android.
Menurut laporan WABetaInfo, fitur ini ditemukan pada versi beta WhatsApp untuk Android 2.24.17.19. Fitur ini memungkinkan pengguna memilih tema obrolan default melalui menu pengaturan baru.
Namun, karena masih dalam tahap pengembangan, fitur ini belum bisa digunakan oleh pengguna yang telah memperbarui aplikasi mereka ke versi beta terbaru.
Setelah fitur ini tersedia, pengguna dapat memilih preset tema atau mengatur warna gelembung pesan dan wallpaper sesuai preferensi mereka melalui menu tema Obrolan yang baru.
Menariknya, pilihan tema ini akan diterapkan untuk semua obrolan secara default, sesuai laporan WABetaInfo. Meski demikian, belum ada konfirmasi apakah pengguna juga bisa memilih tema khusus untuk obrolan tertentu setelah menentukan tema default.
Mengingat WhatsApp cenderung menyelaraskan fungsionalitas di aplikasi mobile dan desktop, ada kemungkinan fitur ini juga akan tersedia di aplikasi desktop dan iOS WhatsApp di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Ramalan Shio Asmara 7 Juni 2026 Terbaru: Tikus Makin Romantis, Naga Penuh Pesona, Harimau Berpeluang Jatuh Cinta
- 10Ramalan Zodiak Keuangan 7 Juni 2026: Leo, Aquarius, Aries, dan Pisces





