Pentingnya Investasi pada Sains dan Teknologi untuk Menghadapi Ancaman Bencana

AKURAT.CO Memperingati 20 tahun bencana tsunami Aceh, ASEAN menegaskan pentingnya langkah proaktif dan kerjasama regional dalam mengatasi tantangan masa depan.
Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR) menyoroti peran ASEAN sebagai platform pembangunan berkelanjutan yang mencakup aspek lingkungan, sosial, ekonomi dan budaya.
Melalui pertukaran pengetahuan dan sumber daya, ASEAN berupaya memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan investasi pada ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan target yang jelas untuk mencapai resiliensi keberlanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Dr. Raditya Jati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, menekankan bahwa investasi pada sains dan teknologi sangat penting untuk menghadapi ancaman bencana di masa depan.
"Kita harus mulai sadar bahwa pentingnya berinvestasi pada sains, inovasi dan teknologi, demi resiliensi berkelanjutan," ujarnya, dalam bincang media yang digelar di Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2024).
Pada Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2024, pengunjung akan disuguhkan pengalaman langsung melalui Reel Adventure Cinema yang menampilkan audio-visual berbagai bencana alam di Indonesia, termasuk tsunami 2004.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








