Neuralink Kenbali Sukses Implan Otak Manusia, Pasien Bisa Desain 3D dan Main Game

AKURAT.CO Neuralink, perusahaan teknologi otak milik Elon Musk, mengumumkan bahwa implan otak kedua pada manusia telah berhasil dilakukan. Pasien kedua yang menjalani operasi ini kini mampu mendesain objek 3D dan bermain game, seperti Counter-Strike 2.
Implan otak ini dirancang khusus untuk pasien dengan quadriplegia atau kondisi lain yang membatasi gerakan tubuh. Operasi kedua ini berjalan lancar dan menghindari komplikasi yang dialami pasien pertama, Noland Arbaugh, yang mengalami masalah dengan benang elektroda yang terlepas dari otaknya.
Untuk mencegah masalah serupa, Neuralink menerapkan beberapa langkah pencegahan. Seperti mengurangi gerakan otak selama operasi dan memastikan implan lebih dekat dengan permukaan otak. Selain itu, perusahaan juga memperbarui perangkat lunaknya untuk mengatasi komplikasi yang mungkin timbul.
Baca Juga: Hampir Sukses, Implan Chip Otak Neuralink Punya Masalah
Saat ini, perangkat antarmuka otak Neuralink, yang dikenal sebagai Link, memungkinkan pasien mengendalikan kursor dan perangkat digital dengan lebih mudah.
Di masa depan, Neuralink berencana mengembangkan kemampuan Link untuk mengenali beberapa gerakan secara bersamaan dan membantu pasien menulis lebih cepat.
Teknologi ini diharapkan dapat mengembalikan kemandirian digital dan kemampuan berkomunikasi bagi pasien dengan gangguan neurologis.
Untuk saat ini, Link difokuskan pada pasien dengan quadriplegia, tetapi Musk menyatakan bahwa teknologi ini juga memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan kognitif orang sehat, seperti memperkuat ingatan.
Dikutip dari Gadgets360.com, Kamis (22/8/2024), pasien kedua yang diidentifikasi sebagai Alex, seorang mantan teknisi otomotif yang mengalami cedera tulang belakang, keluar dari rumah sakit sehari setelah operasi.
Alex sekarang dapat menggunakan perangkat lunak desain untuk membuat dudukan khusus bagi pengisi daya Neuralink-nya. Musk berharap dapat menanamkan perangkat ini pada lebih banyak pasien sebelum akhir tahun sebagai bagian dari uji coba medis Neuralink.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








