Apple Intelligence Akan Tambah Dukungan Bahasa Mulai Tahun Depan

AKURAT.CO Apple Intelligence akan mendukung lebih banyak bahasa dari yang diperkirakan mulai tahun depan.
Mulai bulan depan, fitur ini akan tersedia di perangkat yang kompatibel dengan dukungan awal dalam bahasa Inggris AS. Namun, Apple berencana menambahkan lebih banyak bahasa dalam waktu dekat.
Pada presentasi 'glowtime', Apple mengumumkan bahwa dukungan bahasa Inggris yang dilokalkan akan diperluas ke Australia, Kanada, Selandia Baru, Afrika Selatan dan Inggris pada bulan Desember. Di tahun 2025, bahasa Cina, Prancis, Jepang dan Spanyol juga akan didukung.
Selain itu, Apple memperluas dukungannya dengan menambahkan varian bahasa Inggris untuk India dan Singapura tahun depan. Bahasa Jerman, Italia, Portugis dan Vietnam akan mendapatkan dukungan tambahan sepanjang tahun 2025.
Dikutip dari Gsmarena.com, Kamis (19/9/2024), namun, penting untuk dicatat bahwa Apple Intelligence tidak akan tersedia di iPhone dan iPad di Uni Eropa dan Cina.
Menariknya, fitur ini tersedia pada beta macOS Sequoia 15.1 di Uni Eropa, mungkin karena macOS belum dianggap sebagai 'penjaga gerbang' di bawah Undang-Undang Pasar Digital, berbeda dengan iOS dan iPadOS.
Apple sedang berdiskusi dengan regulator di kedua wilayah untuk mencari solusi terbaik untuk implementasi fitur ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








