Satelit Starlink Elon Musk Ganggu Teleskop Radio di Bumi, Penelitian Astronomi Terancam

AKURAT.CO Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa satelit Starlink milik Elon Musk mengganggu penelitian astronomi, khususnya teleskop radio berbasis darat.
Para ilmuwan dari Institut Astronomi Radio Belanda (ASTRON) melaporkan bahwa sinyal dari satelit ini menghalangi pengamatan objek luar angkasa seperti lubang hitam dan galaksi yang jauh.
Satelit Starlink, yang awalnya dirancang untuk menyediakan internet kecepatan tinggi di wilayah terpencil, kini menjadi sumber gangguan bagi para astronom.
Gangguan Signifikan pada Penelitian
Menurut Profesor Jessica Dempsey, Direktur ASTRON, satelit Starlink generasi kedua (V2) memancarkan radiasi elektromagnetik 32 kali lebih kuat dibandingkan versi sebelumnya.
Hal ini menyebabkan kesulitan besar bagi astronom dalam menangkap sinyal lemah dari luar angkasa. Gangguan dari satelit ini mengancam kemampuan untuk mempelajari fenomena kosmik.
Desakan Tindakan dari SpaceX
Dengan lebih dari 6.400 satelit Starlink yang sudah beroperasi dan jumlah yang terus bertambah, para astronom mendesak SpaceX untuk segera mengambil langkah pencegahan.
Dikutip dari Gadgets360.com, Minggu (22/9/2024), mereka merekomendasikan perbaikan desain satelit untuk mengurangi radiasi, agar tidak membahayakan penelitian astronomi berbasis darat di masa depan.
Jika tidak ada tindakan yang diambil, para ilmuwan memperingatkan bahwa studi astronomi bisa sangat terhambat di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








