Produksi Apple Vision Pro Dilaporkan Terhenti, Apa Penyebabnya?

AKURAT.CO Apple dikabarkan menghentikan produksi headset Vision Pro generasi pertama. Langkah ini dilaporkan terkait rendahnya permintaan dan pemangkasan produksi yang terjadi sejak awal tahun 2024.
Kabarnya, Apple mengurangi produksi Vision Pro sejak pertengahan tahun lalu. Bahkan, ada indikasi bahwa perangkat ini tidak lagi dalam produksi aktif, dengan persediaan yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga 2025.
Apple memiliki stok Vision Pro yang memadai akibat penurunan permintaan. Sebelumnya, produsen komponen sempat memangkas produksi setelah estimasi penjualan Vision Pro menunjukkan hasil yang jauh di bawah harapan.
Sejak Mei, beberapa pabrik bahkan menghentikan produksi komponen, sementara gudang masih dipenuhi dengan puluhan ribu unit yang belum terkirim.
Penyebab Rendahnya Permintaan
Tingginya harga Vision Pro, yang dibanderol $3.499 (sekitar Rp56,5 jutaan), serta kurangnya konten pendukung menjadi alasan utama lesunya permintaan.
Dikutip dari Macrumors.com, Selasa (7/1/2025), CEO Apple, Tim Cook, mengakui bahwa perangkat ini ditargetkan untuk pengguna awal yang tertarik pada teknologi canggih, bukan untuk pasar massal.
Selain itu, Apple disebut menunda pengembangan Vision Pro generasi kedua untuk fokus pada headset dengan harga lebih terjangkau.
Apple dilaporkan meminta pemasok mempersiapkan produksi empat juta unit headset versi murah ini, jumlah yang lebih rendah dibandingkan target awal Vision Pro.
Meskipun produksi Vision Pro generasi pertama terhenti, Apple dikabarkan masih mempertimbangkan pembaruan perangkat dengan desain fisik serupa namun spesifikasi yang lebih tinggi.
Menurut analis seperti Ming-Chi Kuo dan Mark Gurman, versi baru dengan chip M5 dan fitur kecerdasan buatan dapat dirilis pada 2025 atau awal 2026.
Dengan rencana ini, Apple tampaknya ingin mengoptimalkan surplus komponen Vision Pro generasi pertama sekaligus menjajaki pasar headset dengan strategi baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








