Validasi Inovatif Amezcua Bio Disc 3 QNET Tingkatkan Kualitas Air

AKURAT.CO Sebuah studi inovatif yang dipimpin oleh Profesor Abiodun H. Adebayo telah membuktikan bahwa Amezcua Bio Disc 3, produk unggulan dari QNET, mampu mengubah air biasa menjadi sumber yang lebih sehat, kaya mineral, dan aman dikonsumsi.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Water Science and Technology ini melibatkan pengujian berbagai jenis air – mulai dari air ledeng, sumur bor, air hujan, hingga air kemasan – di Ota, Nigeria.
Hasil uji menunjukkan peningkatan signifikan dalam kadar alkalinitas, pH, serta konsentrasi mineral penting seperti kalsium, kalium, dan magnesium.
Baca Juga: Fix! Pertamina Turunkan Harga Tiket Pelita Air 15,8 Persen Saat Mudik Lebaran 2025
Selain itu, produk ini juga efektif mengurangi bakteri berbahaya, termasuk E. coli, sehingga meningkatkan keamanan air untuk konsumsi.
“Air terstruktur bukan sekadar konsep teoritis; namun kenyataan yang tervalidasi secara ilmiah dengan Bio Disc 3,” ungkap Profesor Adebayo.
Prestasi riset tersebut juga membawa beliau meraih Penghargaan Keunggulan dalam Inovasi Ilmu Air sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam teknologi pemurnian air.
Trevor Kuna, Chief Marketing Officer QNET, menambahkan bahwa Amezcua Bio Disc 3 merupakan solusi praktis untuk meningkatkan kualitas hidup.
“Air adalah kehidupan, dan dengan produk ini, kami menyediakan cara yang mudah dan terbukti untuk mendapatkan air yang lebih sehat,” katanya.
Baca Juga: Curah Hujan Diprediksi Tinggi, Kepala Daerah Diminta Lakukan Mitigasi Bencana
Cara kerja produk ini sangat sederhana; cukup letakkan segelas atau sebotol air di atas cakram Bio Disc 3, dan transformasi air terjadi dalam hitungan menit.
QNET, yang telah berkecimpung dalam industri gaya hidup dan kebugaran sejak tahun 1998, mengajak masyarakat untuk mempelajari lebih lanjut mengenai inovasi ini melalui situs resmi mereka di www.qnet.net.
Dengan teknologi terbarunya, QNET berharap dapat membuka akses yang lebih luas terhadap air minum berkualitas di berbagai wilayah, khususnya di daerah dengan sumber daya terbatas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







