Meta Akan Latih AI dengan Data Pengguna Uni Eropa, untuk Apa?

AKURAT.CO Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, akan mulai melatih sistem kecerdasan buatannya (AI) menggunakan data pengguna di Uni Eropa. Data tersebut mencakup unggahan publik, komentar dan riwayat percakapan dengan Meta AI.
Namun, Meta menegaskan bahwa pesan pribadi antar teman dan keluarga tidak akan disertakan dalam proses pelatihan AI ini. Kebijakan ini hanya berlaku bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas.
Mulai pekan ini, Meta akan memberi tahu pengguna Uni Eropa tentang penggunaan data mereka. Pemberitahuan akan dikirim melalui notifikasi di aplikasi dan email.
Dalam pemberitahuan tersebut akan disertakan tautan ke formulir yang membuat pengguna dapat memilih untuk tidak ikut serta. Informasi lebih lanjut dan tautan keberatan juga akan tersedia dalam kebijakan privasi perusahaan.
Sebelumnya, Meta menunda rencana serupa tahun lalu. Penundaan ini terjadi setelah regulator Irlandia meminta penghentian sementara.
Kini, perusahaan mengklaim bahwa pelatihan AI dengan data pengguna Uni Eropa penting untuk membuat teknologi AI-nya lebih relevan secara lokal. Hal ini mencakup penggunaan bahasa sehari-hari, dialek, serta selera humor dan sarkasme khas tiap negara.
"Semuanya mulai dari dialek dan bahasa sehari-hari, hingga pengetahuan hiper-lokal dan cara berbeda negara yang berbeda menggunakan humor dan sarkasme," ujar Meta, dikutip dari TheVerge, Kamis (17/4/2025).
Langkah ini mengikuti keputusan Meta tahun lalu untuk melatih AI menggunakan data pengguna di Inggris. Negara tersebut dikenal memiliki perlindungan privasi data yang lebih ketat dibanding Amerika Serikat.
Meski begitu, sebagian besar data publik pengguna Facebook dewasa sebenarnya sudah digunakan sejak 2007. Meta sebelumnya mengonfirmasi bahwa teks dan foto publik dari pengguna telah menjadi bagian dari pelatihan AI-nya sejak lama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








