OpenAI Luncurkan Codex: Asisten AI Pemrograman Paling Canggih yang Siap Ubah Cara Developer Bekerja

AKURAT.CO OpenAI resmi memperkenalkan Codex, agen kecerdasan buatan revolusioner yang dirancang khusus untuk membantu para programmer.
Mengandalkan model terbaru codex-1, yang merupakan versi khusus dari sistem AI andalan o3, Codex hadir sebagai terobosan baru dalam dunia pengembangan perangkat lunak.
Dikutip dari Tech Crunch, Codex menjanjikan pengalaman menulis kode yang lebih bersih, efisien, dan responsif terhadap perintah pengguna.
Tak hanya menulis dan memperbaiki kode, Codex juga mampu mengeksekusi dan menguji program secara otomatis—hingga dinyatakan lolos uji coba.
Semua itu bisa diselesaikan hanya dalam hitungan menit, tanpa memerlukan intervensi manual.
Beroperasi di lingkungan virtual berbasis cloud, Codex terhubung langsung ke platform seperti GitHub dan dapat memuat repositori kode pengguna secara otomatis.
Hal ini memungkinkan asisten AI ini bekerja paralel dengan pengguna tanpa mengganggu aktivitas lain di komputer mereka.
Baca Juga: Kebaya Run 2025 Semarakkan HUT ke-79 Sumsel dan Hari Kartini: Perpaduan Olahraga dan Budaya
Codex juga mampu menangani beberapa proyek sekaligus, memberikan solusi atas pertanyaan teknis, serta mempercepat proses debugging—sebuah kemampuan yang disebut-sebut melebihi sekadar alat bantu pemrograman konvensional.
Saat ini, Codex tersedia bagi pengguna berbayar ChatGPT Pro, Enterprise, dan Team.
OpenAI akan membuka akses secara bertahap, disertai sistem pembatasan pemakaian dan opsi pembelian kredit tambahan bagi pengguna yang membutuhkan layanan lebih intensif.
Dalam waktu dekat, OpenAI juga berencana memperluas ketersediaan Codex untuk pengguna ChatGPT Plus dan Edu.
Kehadiran Codex memperkuat tren kehadiran “AI programmer” di industri teknologi, mengikuti jejak pesaing seperti Claude Code milik Anthropic dan Gemini Code Assist milik Google.
Menariknya, raksasa teknologi seperti Google dan Microsoft mengklaim bahwa sekitar 30 persen kode di internal perusahaan mereka kini ditulis oleh AI.
Dengan Codex, OpenAI tampaknya siap memperbesar angka tersebut—dan mempercepat masa depan kolaborasi manusia dan mesin dalam dunia pemrograman.
Baca Juga: FORAHMI Gelar Silaturahmi Akbar Alumni HMI Minang, Konsolidasi Menuju Munas KAHMI 2027 di Padang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









