Bersaing dengan Bank Digital, X Siapkan Kartu Fisik untuk Layanan Pembayaran X Money

AKURAT.CO Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) tengah bersiap meluncurkan kartu debit fisik. Kartu ini akan menjadi bagian dari layanan pembayaran digital mereka, X Money.
Temuan AppSensa menunjukkan aplikasi X kini memuat kode baru terkait kartu fisik. Pengguna dapat mengecek pengiriman, mengaktifkan, melaporkan kehilangan, mengunci kartu, hingga mengatur PIN.
Kode dalam aplikasi juga menampilkan istilah seperti 'physical\_card\_option' dan 'cashback', serta kemungkinan adanya fitur 'debit tertunda'. Selain itu, pengguna tampaknya dapat mengelola kartu virtual dan fisik secara terpisah.
X sebelumnya mengumumkan kemitraan dengan Visa untuk mendukung layanan ini. Dengan fitur Visa Direct, pengguna bisa mengisi saldo dompet digital X Wallet dan mengirim uang antar pengguna (P2P) langsung ke rekening bank.
CEO X, Linda Yaccarino, menyebut peluncuran ini sebagai langkah awal dari berbagai fitur X Money yang akan dirilis tahun ini. X juga telah mengantongi lisensi pengiriman uang di 40 negara bagian Amerika Serikat dan Washington D.C.
"Visa akan menjadi mitra pertama perusahaan untuk layanan X Money, yang akan memungkinkan pengguna untuk langsung mendanai akun X Wallet mereka melalui Visa Direct," ujarnya, dikutip dari TechCrunch, Minggu (22/6/2025).
Menariknya, kode dalam aplikasi juga menyebut dukungan terhadap merek kartu lain seperti MasterCard dan Amex. Hal ini mengindikasikan bahwa X berencana melakukan ekspansi layanan secara lebih luas.
Elon Musk, pemilik X, sejak lama ingin menjadikan platform ini sebagai aplikasi segalanya yang mencakup media sosial, pembayaran, investasi dan perdagangan. Visi ini sejalan dengan langkah strategis X sejak mengakuisisi Twitter.
Hingga kini, belum ada tanggal pasti peluncuran X Money, namun diperkirakan akan hadir di akhir 2025. X pun belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana peluncuran tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









