Mengenal No-Code Day: Perayaan Inovasi Teknologi Tanpa Coding

AKURAT.CO Setiap tanggal 11 Agustus, dunia teknologi merayakan No-Code Day untuk menghargai inovasi digital yang memudahkan pembuatan aplikasi tanpa kode. Peringatan ini menandai perubahan besar dalam cara manusia memanfaatkan teknologi.
Konsep no-code memungkinkan siapa pun, bahkan tanpa latar belakang IT, untuk membangun aplikasi atau situs web dengan cepat. Platform ini memanfaatkan antarmuka visual dan fitur drag-and-drop yang ramah pengguna.
Seiring perkembangan teknologi, no-code semakin populer berkat platform seperti Bubble, Webflow, Glide dan Airtable. Keempatnya menyediakan beragam template dan integrasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, sebagaimana dikutip dari Digital Hygge, Senin (11/8/2025).
Menurut Forrester Research, tren no-code dan low-code diprediksi akan terus tumbuh dalam lima tahun ke depan. Alasannya, metode ini dapat memangkas waktu pengembangan dan menghemat biaya produksi aplikasi secara signifikan.
Baca Juga: Google Gemini Kini Bisa Bikin Cerita Pengantar Tidur dengan Gambar AI
Peringatan No-Code Day juga dimanfaatkan untuk mengadakan seminar, lokakarya dan pelatihan daring. Acara-acara ini bertujuan memberikan edukasi tentang cara memanfaatkan no-code tools untuk berbagai kebutuhan.
Teknologi no-code memberikan dampak besar bagi pelaku usaha kecil dan pekerja kreatif. Mereka bisa mewujudkan ide menjadi produk digital tanpa harus merekrut tim pengembang profesional.
Meski sangat memudahkan, pakar teknologi menegaskan bahwa no-code tetap memerlukan perencanaan yang matang. Integrasi data, desain sistem dan keamanan tetap menjadi faktor penting dalam setiap proyek digital.
Selain sektor bisnis, no-code juga mulai diterapkan di bidang pendidikan dan layanan publik. Guru, mahasiswa, hingga lembaga pemerintahan kini dapat membuat aplikasi sederhana untuk menunjang aktivitas mereka.
No-Code Day bukan hanya perayaan, tetapi juga pengingat bahwa teknologi dapat menjadi alat pemberdayaan. Siapa saja kini memiliki peluang yang sama untuk menjadi kreator digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







