Pemerintah Inggris Diminta Cegah Anak-anak Mengakses Pornografi Lewat VPN

AKURAT.CO Komisioner Anak-anak Inggris, Dame Rachel de Souza, mendesak pemerintah untuk menutup celah yang memungkinkan anak-anak menggunakan Virtual Private Networks (VPN) agar bisa melewati pemeriksaan usia di situs pornografi.
VPN memungkinkan pengguna menyembunyikan lokasi asli mereka dan mengakses internet seolah-olah berada di tempat lain, sehingga anak-anak bisa mengelabui aturan verifikasi usia yang diatur dalam Online Safety Act. Dilansir oleh BBC, Dame Rachel menyatakan perlunya verifikasi usia pada VPN sebagai salah satu solusi utama agar anak-anak tidak bisa mengakses konten dewasa.
Di sisi lain, pemerintah mengatakan VPN adalah alat sah untuk digunakan oleh orang dewasa dan tidak berencana melarangnya. Namun, mereka menegaskan akan menindak platform yang mempromosikan VPN sebagai cara memotong pembatasan usia.
Laporan terbaru mengungkap peningkatan jumlah anak yang tanpa sengaja melihat pornografi, termasuk konten kekerasan seksual yang sangat mengkhawatirkan. Anak-anak dan remaja bahkan melaporkan melihat konten seperti penggambaran kekerasan dan pemerkosaan pada usia yang sangat muda.
Baca Juga: DPR Desak Hukuman Maksimal untuk Penjual 2.500 Konten Pornografi Anak
Dame Rachel mengingatkan bahwa masalah ini sebagian besar disebabkan oleh desain platform, algoritma, dan sistem rekomendasi yang menampilkan konten berbahaya kepada anak-anak tanpa mereka cari. Dia juga menyerukan larangan terhadap konten kekerasan seksual di pornografi yang dapat membahayakan perkembangan anak.
Departemen Ilmu Pengetahuan, Inovasi, dan Teknologi Inggris mengatakan bahwa anak-anak telah lama terbiasa dengan lingkungan online yang tidak diatur, dan Online Safety Act berupaya mengubah hal itu dengan menerapkan aturan verifikasi usia yang lebih ketat.
Pengalaman pribadi juga dibagikan oleh mantan pecandu pornografi yang mulai kecanduan pada usia dini, menggambarkan dampak negatif yang dialami dan pentingnya perlindungan yang lebih baik bagi anak-anak di dunia digital.
Artikel ini sangat penting bagi orang tua, pembuat kebijakan, dan masyarakat untuk memahami pentingnya menutup celah akses anak ke pornografi lewat VPN, serta mendukung regulasi yang melindungi anak-anak dari konten berbahaya secara online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








