Trump dan Starmer Teken Kesepakatan Teknologi Inggris - AS Senilai Ratusan Miliar Dolar

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer resmi menandatangani Kesepakatan Kemakmuran Teknologi. Kesepakatan ini disebut sebagai terobosan besar dalam hubungan ekonomi kedua negara.
Starmer menyebut perjanjian tersebut memecahkan rekor investasi antara Inggris dan AS. Ia mengungkapkan bahwa kesepakatan itu bernilai sekitar £250 miliar atau sekitar Rp5.598 triliun.
Fokus utama kerja sama ini ada pada sektor kecerdasan buatan (AI). Perusahaan besar seperti Nvidia, Nscale, OpenAI, Google dan Salesforce dipastikan menanamkan investasi yang akan menciptakan ribuan lapangan kerja baru di Inggris.
Menurut Starmer, kesepakatan tersebut diperkirakan menciptakan hingga 15.000 pekerjaan. Ia menggambarkannya sebagai cetak biru untuk memenangkan era baru teknologi global.
Selain AI, perjanjian ini juga meliputi komitmen pada sektor energi. Inggris akan membangun 12 reaktor nuklir canggih di timur laut untuk meningkatkan pasokan energi sekaligus menekan biaya listrik rumah tangga.
Dikutip dari TIME, Jumat (19/9/2025), kesepakatan ini menjadi paket komersial terbesar dalam sejarah kunjungan kenegaraan Inggris. Microsoft, Google dan investor besar lain menggelontorkan miliaran dolar untuk pusat data, riset dan superkomputer.
Trump menegaskan bahwa bidang seperti komputasi kuantum, 6G dan energi nuklir sipil akan menjadi pilar kerja sama ini. Ia juga kembali menekankan pentingnya hubungan 'khusus' antara AS dan Inggris yang disebutnya tidak tergoyahkan.
Kesepakatan ini menyusul perjanjian perdagangan kedua negara yang diteken pada Mei lalu. Kala itu, Trump dan Starmer sepakat menghapus sejumlah tarif dagang, membuka akses pasar dan memperkuat kerja sama sektor pertanian, baja, serta industri penerbangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






