AKURAT.CO Nvidia menghentikan sementara produksi chip AI H20 yang didesain khusus untuk pasar Tiongkok, awalnya disetujui dengan persyaratan pembagian 15 % pendapatan ke pemerintah AS. Keputusan ini diambil setelah Beijing memperingatkan perusahaan lokal untuk menghentikan pembelian, dengan alasan masalah keamanan.
Chip ini telah mendapatkan persetujuan ekspor terbatas dari AS, namun kini permintaan menurun tajam, memicu penundaan produksi dan menimbulkan kelebihan pasokan komponen setengah jadi.
CEO Jensen Huang membantah tuduhan adanya “backdoor” dan berusaha menjaga jalur komunikasi dengan otoritas Tiongkok, sementara Nvidia merancang versi baru berdasarkan arsitektur Blackwell
Dilansir The Wall Street Journal, Jumat (22/8/2025) pasokan chip AI global kini terganggu, dengan beberapa mitra produsen dihentikan produksinya, seperti Amkor dan Samsung, menimbulkan ketidakpastian menjelang laporan keuangan Nvidia.
Sementara itu, investor tetap optimis saham Nvidia naik sekitar 1,3 % meski situasi ini, karena kepercayaan terhadap permintaan dan pipeline chip baru masih kuat.
Ini bukan hanya isu teknologi, tapi juga geopolitik. Nvidia ditarik di tengah rivalitas AS–Tiongkok atas kontrol dan akses teknologi AI terdepan.
Ketegangan ini menjadikan laporan keuangan Nvidia pekan depan sebagai titik suhu global: apakah mereka berhasil menavigasi fungsi geopolitik dan teknologi yang rumit ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









