Grab Hadirkan Jaminan On Time Kejar Pesawat, Ganti Rugi Hingga Rp3,3 Juta Jika Ketinggalan Penerbangan

AKURAT.CO Grab Indonesia meluncurkan “Jaminan On Time Kejar Pesawat”, program pertama di Indonesia yang memberikan jaminan uang kembali hingga Rp3,3 juta bagi pengguna GrabCar Advance Booking yang ketinggalan pesawat akibat keterlambatan penjemputan.
Program ini menjadi bagian dari kampanye #JaminanOnTime, yang menegaskan komitmen Grab dalam menghadirkan perjalanan ke bandara yang tepat waktu, aman, dan bebas stres.
“Kami memahami bahwa bagi banyak traveler, ketepatan waktu adalah segalanya. Melalui kampanye Jaminan On Time Kejar Pesawat pada fitur Advance Booking, Grab ingin memberikan ketenangan dan kepastian dalam merencanakan perjalanan ke bandara,” ujar Tyas Widyastuti, Director of Mobility & Logistics Grab Indonesia.
Ia menambahkan, inisiatif ini merupakan bentuk inovasi yang berfokus pada kebutuhan pengguna GrabCar yang sering bepergian.
“Selain memastikan ketepatan waktu, Grab juga ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman, aman, andal, dan terjadwal, mulai dari proses pemesanan hingga tiba di bandara dengan tepat waktu,” lanjut Tyas.
Melalui fitur Advance Booking, pengguna dapat menjadwalkan perjalanan mulai dari 75 menit hingga 90 hari sebelum keberangkatan.
Untuk mengikuti program Jaminan On Time Kejar Pesawat, pemesanan harus dilakukan maksimal 12 jam sebelum waktu penjemputan, sementara pengemudi diwajibkan datang 15–30 menit lebih awal dari jadwal.
Jika penjemputan terlambat dan menyebabkan penumpang tertinggal pesawat, Grab akan memberikan kompensasi hingga Rp3.300.000, sesuai biaya tiket yang terlewat.
Saat ini, program baru berlaku di wilayah Jakarta, seiring tingginya mobilitas pengguna di ibu kota. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, jumlah penumpang penerbangan domestik di bandara Jakarta mencapai 1,3 hingga 1,7 juta orang per bulan, menjadikannya pasar potensial bagi layanan GrabCar ke bandara.
Program ini menegaskan langkah Grab dalam menghadirkan layanan mobilitas yang semakin terintegrasi dan berorientasi pada kepastian waktu, terutama bagi pengguna yang tidak ingin lagi stres menghadapi risiko ketinggalan pesawat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








