Akurat
Pemprov Sumsel

Bisa Dibeli Lewat Aplikasi, ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Leo Farhan | 30 Januari 2026, 20:19 WIB
Bisa Dibeli Lewat Aplikasi, ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

 

AKURAT.CO Ketidakpastian ekonomi global dan domestik membuat banyak masyarakat semakin berhati-hati dalam memilih instrumen investasi.

Menjawab kondisi tersebut, pemerintah Indonesia kembali menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri ORI029, yang resmi ditawarkan mulai 26 Januari hingga 19 Februari 2026 dan dapat dibeli melalui aplikasi investasi Bibit.id.

ORI029 hadir sebagai instrumen investasi dengan imbal hasil tetap (fixed rate), sehingga tidak terpengaruh fluktuasi ekonomi, dinamika geopolitik global, maupun perubahan suku bunga Bank Indonesia.

Karakter ini menjadikan ORI029 sebagai pilihan investasi yang relatif aman bagi investor yang menginginkan passive income stabil dalam jangka menengah hingga panjang.

Imbal Hasil Tetap

Pemerintah menawarkan ORI029 dalam dua seri, yakni ORI029-T3 dengan tenor tiga tahun dan kupon 5,45% per tahun, serta ORI029-T6 dengan tenor enam tahun dan kupon 5,80% per tahun. Kedua seri dapat dibeli mulai dari Rp1 juta, dengan batas maksimal Rp5 miliar untuk ORI029-T3 dan Rp10 miliar untuk ORI029-T6.

Keunggulan utama ORI029 terletak pada sifat kuponnya yang tetap hingga jatuh tempo, sehingga investor tetap menerima imbal hasil bulanan meskipun suku bunga acuan mengalami penurunan.

Selain itu, pembayaran kupon dan pokok ORI029 100% dijamin oleh undang-undang, menjadikannya lebih aman dibandingkan sejumlah produk simpanan perbankan.

“Kupon akan dibayarkan kepada investor setiap bulan sehingga bisa menjadi passive income yang menarik. Selain itu, ORI029 merupakan instrumen investasi yang pembayaran kupon dan pokoknya 100% dijamin oleh undang-undang sehingga para investor tidak perlu khawatir,” jelas Head of PR & Corporate Communication Bibit.id, William.

ORI029 dapat dibeli secara online 24/7 melalui aplikasi Bibit, termasuk di akhir pekan dan hari libur, tanpa biaya tambahan. Proses pembayaran menggunakan Rekening Dana Nasabah (RDN) juga membuat transaksi lebih praktis tanpa perlu berpindah aplikasi.

Selama masa penawaran, investor bahkan berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp45 juta.

Sebagai informasi, ORI029 merupakan SBN jenis tradeable yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Hal ini memberi fleksibilitas bagi investor yang ingin mencairkan investasinya lebih awal, meskipun tetap bergantung pada kondisi pasar dan ketersediaan pembeli.

“Sebagai informasi, ORI029 adalah SBN berjenis tradeable yang dapat dijual di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Artinya, untuk masyarakat yang ingin mencairkan investasi ORI029 lebih awal dan mendapatkan keuntungan, ini dimungkinkan. Namun perlu diperhatikan, penjualan ORI029 sebelum jatuh tempo harus tetap melihat ketersediaan pembeli di pasar sekunder. Harga jual di pasar sekunder juga mengikuti harga market, jadi bisa naik ataupun turun,” tambah William.

Bibit sendiri merupakan mitra distribusi SBN kategori fintech yang telah meraih berbagai penghargaan dari Kementerian Keuangan RI, termasuk sebagai Mitra Distribusi SUN dan SBSN Ritel Terbaik Tahun 2024, serta Produk Aplikasi Investasi Terfavorit 2025.

Untuk membeli ORI029, pengguna cukup memilih menu “Surat Berharga Negara (SBN)” di aplikasi atau situs Bibit. Bibit bermitra dengan Stockbit Sekuritas dalam pengelolaan pencatatan dan penyimpanan investasi SBN.

Setelah transaksi selesai, investor akan menerima Bukti Penerimaan Negara (BPN) yang memuat Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) sebagai bukti resmi kepemilikan.

“Sesuai tagline ORI029, Pilihan Berharga untuk Tumbuh dan Berdaya, investasi di ORI029 memberikan imbal hasil yang menarik dan pasti serta memberikan kesempatan bagi para investor untuk ikut serta membiayai APBN dan mendukung pembangunan nasional,” tutup William.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.