Instagram Kembangkan Fitur Keluar dari Daftar Teman Dekat

AKURAT.CO Instagram tengah mengembangkan fitur baru yang membuat pengguna dapat menghapus diri dari daftar Teman Dekat orang lain. Meta menyebut fitur ini masih dalam tahap awal pengembangan dan belum tersedia untuk publik.
Fitur Teman Dekat sendiri membuat pengguna dapat membagikan konten seperti Story, Reels, serta unggahan hanya kepada kelompok orang tertentu. Sejak diluncurkan pada 2018, pengguna belum memiliki opsi untuk keluar dari daftar Teman Dekat seseorang.
Keberadaan fitur baru ini pertama kali terungkap melalui prototipe internal yang ditemukan oleh peneliti fitur aplikasi, Alessandro Paluzzi. Ia dikenal sering mengungkap fitur yang masih dalam tahap pengembangan sebelum resmi dirilis.
Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan, Instagram akan memberi peringatan kepada pengguna sebelum pengguna keluar dari daftar Teman Dekat. Jika keluar, pengguna tidak lagi bisa melihat konten eksklusif orang tersebut kecuali dimasukkan kembali.
Baca Juga: Instagram Muncul Pesan 'Tindakan Diblokir' ? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
"#Instagram sedang mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menghapus diri mereka sendiri dari daftar Teman Dekat pengguna lain," tulis Alessandro Paluzzi dalam unggahannya di platform X, dikutip Kamis (5/2/2026).
Meski berpotensi menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi sebagian pengguna, fitur ini dinilai memberi kontrol lebih besar atas privasi. Bagi banyak orang, opsi untuk tidak masuk dalam daftar tertentu dianggap sebagai tambahan yang bermanfaat.
Kebijakan Instagram ini juga mencerminkan persaingan dengan Snapchat yang telah lebih dulu menyediakan fitur serupa. Pengguna Snapchat sudah bisa keluar dari daftar cerita privat orang lain sejak lama.
Selain itu, Instagram juga menyiapkan fitur baru berbasis langganan premium. Paket ini dirancang untuk memberikan akses ke fitur eksklusif di Instagram, Facebook dan WhatsApp.
Beberapa fitur yang disebutkan antara lain pembuatan daftar audiens tanpa batas, informasi tentang pengikut yang tidak mengikuti balik, serta kemampuan melihat Story tanpa diketahui pemilik akun. Namun, detail resmi terkait fitur langganan masih belum diumumkan secara lengkap.
Meta menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan fitur baru adalah memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna tanpa menghilangkan pengalaman dasar yang tetap gratis. Perusahaan juga berencana menguji berbagai model fitur dan paket langganan sebelum menentukan strategi final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Urusan Hary Tanoe dan Mbak Tutut Sudah Kelar, Jusuf Hamka Diduga Lakukan Klaim Sepihak
- 2Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 3Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Susunan Pemain
- 4Menkeu Purbaya Tidak Diganti, Rupiah dan IHSG Kompak Meroket
- 5Prediksi Skor Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026, lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop Lewat Link Resmi
- 7Ketua Komisi IV DPR Beri Penghargaan Tim Operasi Pengamanan Taman Nasional Komodo
- 8Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 9Jawab Aksi Mahasiswa, Qodari: Prabowo Sudah Hemat Rp300 Triliun dan Perangi Kebocoran APBN
- 10Bos Blueray Cargo Akui Kucurkan Rp30 Miliar ke Dedi Congor




