AKURAT.CO WhatsApp Channels kini jadi topik populer di kalangan pengguna WhatsApp yang ingin mendapatkan update langsung dari tokoh, organisasi, atau brand favorit tanpa perlu ikut percakapan grup atau membocorkan nomor telepon ke pihak lain.
Fitur WhatsApp Channels berperan sebagai wadah satu-arah untuk menerima berita, pengumuman, tips dan update komunitas langsung di tab Pembaruan WhatsApp, sehingga menjadi alat penting bagi pengguna yang ingin mengikuti konten terpercaya.
Panduan berikut akan menjelaskan cara mengikuti saluran resmi, menemukan daftar Channel WhatsApp yang relevan dengan minat Anda, serta pengaturan notifikasi agar update tidak terlewatkan saat Anda mengikuti banyak saluran sekaligus.
WhatsApp Channels merupakan fitur yang terpisah dari chat pribadi dan status. Pengguna bisa melihatnya di tab Pembaruan yang difungsikan sebagai pusat informasi.
Untuk mulai mengikuti saluran, buka tab Pembaruan, lalu pilih Jelajahi Saluran atau Temukan Saluran. Anda akan melihat daftar saluran berdasarkan kategori dan popularitas.
Cara Mengikuti Channel WhatsApp dengan Mudah
Informasi ini dijelaskan di halaman resmi WhatsApp Channels, dimana fitur ini dirancang sebagai alat siaran satu arah untuk pengikut.
Setelah menemukan saluran yang diinginkan, ketuk tombol Ikuti untuk menambahkannya ke daftar saluran yang Anda ikuti. Ini akan menampilkan pembaruan terbaru di tab Pembaruan.
Pengaturan notifikasi juga penting. Anda bisa menyalakan atau mematikan pemberitahuan sesuai kebutuhan agar hanya info penting saja yang muncul.
Jika ingin berhenti mengikuti saluran tertentu, Anda dapat membuka Info Saluran dan memilih Berhenti Mengikuti agar daftar tetap relevan.
Mempelajari fitur WhatsApp Channels resmi membantu pengguna memaksimalkan pengalaman informasi tanpa mengorbankan privasi atau kenyamanan dalam berkomunikasi digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









