WhatsApp Rilis Fitur Riwayat Pesan Grup, Anggota Baru Tak Lagi Ketinggalan Obrolan

AKURAT.CO WhatsApp resmi memperkenalkan fitur baru bernama Riwayat Pesan Grup untuk meningkatkan pengalaman percakapan di dalam grup. Fitur ini dapat membuat anggota yang baru bergabung tetap memahami konteks diskusi sebelumnya.
Sebelumnya, pengguna yang ditambahkan ke grup hanya bisa melihat pesan setelah pengguna masuk. Kondisi tersebut kerap membuat anggota baru kesulitan mengikuti alur pembicaraan yang sudah berjalan.
Lewat pembaruan ini, anggota baru dapat melihat sejumlah pesan yang dikirim sebelum mereka resmi bergabung. Dengan begitu, proses adaptasi menjadi lebih cepat tanpa perlu meminta rangkuman dari anggota lain.
WhatsApp memberikan kontrol penuh kepada administrator grup terkait fitur ini. Admin dapat menentukan apakah riwayat pesan akan dibagikan atau tidak kepada anggota baru.
Baca Juga: Cara Cek Pesan WhatsApp Sudah Dibaca Meski Centang Biru Nonaktif
Tidak hanya itu, admin juga bisa mengatur jumlah pesan yang ingin ditampilkan. Opsi yang tersedia mulai dari 25 pesan terbaru, sehingga lebih fleksibel sesuai kebutuhan grup.
"Saat Anda menambahkan orang baru ke obrolan grup, Anda akan melihat opsi untuk mengirim pesan terbaru kepada mereka - dari 25 hingga maksimum 100," tulis WhatsApp dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (22/2/2026).
Fitur Riwayat Pesan Grup tetap mempertahankan sistem enkripsi end-to-end yang menjadi standar WhatsApp. Artinya, hanya anggota dalam grup yang dapat mengakses isi percakapan tersebut.
Untuk menjaga transparansi, setiap pembagian riwayat pesan akan disertai informasi waktu dan nama pengirim. Tampilan pesan lama juga dibuat berbeda agar mudah dibedakan dari pesan baru.
Peluncuran fitur ini dilakukan secara global dan akan tersedia untuk pengguna Android serta iOS. Pengguna disarankan memperbarui aplikasi ke versi terbaru agar dapat menikmati fitur tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







