Akurat
Pemprov Sumsel

Sistem Anti Spam Nasional Diklaim Lindungi Puluhan Juta Pengguna dari Penipuan Digital

Winna Wandayani | 8 Februari 2026, 22:45 WIB
Sistem Anti Spam Nasional Diklaim Lindungi Puluhan Juta Pengguna dari Penipuan Digital

AKURAT.CO Sistem anti spam dan anti scam di jaringan telekomunikasi nasional melindungi puluhan juta warga Indonesia dari panggilan, pesan dan tautan berbahaya setiap hari. Dalam enam bulan, sistem ini disebut mencegah potensi kerugian masyarakat hingga hampir Rp8 triliun.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan perlindungan pengguna di ruang digital menjadi prioritas pemerintah seiring meningkatnya kejahatan siber. Menurutnya, keamanan digital harus dijaga agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir.

"Ruang digital yang terhubung dan terus tumbuh ini haruslah aman. Kita tidak bisa membiarkan masyarakat hidup dalam kecemasan saat beraktifitas di dunia digital," ujar Nezar dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (8/2/2026).

Nezar mengungkapkan lebih dari 2 miliar panggilan, pesan dan tautan berisiko berhasil dideteksi selama enam bulan terakhir. Ia menambahkan bahwa rata-rata lebih dari 33 juta pelanggan terlindungi setiap hari dari potensi penipuan digital.

Partisipasi masyarakat dalam upaya perlindungan digital juga meningkat. Lebih dari 2,5 juta pelanggan telah mengaktifkan fitur perlindungan dan aktif melaporkan spam maupun penipuan.

"Ini menunjukkan kekuatan kolaborasi antara penyedia layanan dan masyarakat dalam memerangi kejahatan digital," katanya. Ia menegaskan bahwa tujuan bersama adalah menjaga ruang digital tetap aman dan produktif.

Berdasarkan perhitungan operator telekomunikasi, sistem tersebut mencegah potensi kerugian finansial pelanggan hingga sekitar 500 juta dolar AS atau setara Rp8 triliun. Data ini menunjukkan bahwa penipuan digital telah menjadi ancaman serius bagi ekonomi rumah tangga.

Pemerintah akan memperkuat kerja sama dengan industri telekomunikasi agar sistem perlindungan semakin merata dan menjadi standar nasional. Nezar juga menekankan peran sektor swasta dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.