Sistem Anti Spam Nasional Diklaim Lindungi Puluhan Juta Pengguna dari Penipuan Digital

AKURAT.CO Sistem anti spam dan anti scam di jaringan telekomunikasi nasional melindungi puluhan juta warga Indonesia dari panggilan, pesan dan tautan berbahaya setiap hari. Dalam enam bulan, sistem ini disebut mencegah potensi kerugian masyarakat hingga hampir Rp8 triliun.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan perlindungan pengguna di ruang digital menjadi prioritas pemerintah seiring meningkatnya kejahatan siber. Menurutnya, keamanan digital harus dijaga agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir.
"Ruang digital yang terhubung dan terus tumbuh ini haruslah aman. Kita tidak bisa membiarkan masyarakat hidup dalam kecemasan saat beraktifitas di dunia digital," ujar Nezar dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (8/2/2026).
Nezar mengungkapkan lebih dari 2 miliar panggilan, pesan dan tautan berisiko berhasil dideteksi selama enam bulan terakhir. Ia menambahkan bahwa rata-rata lebih dari 33 juta pelanggan terlindungi setiap hari dari potensi penipuan digital.
Partisipasi masyarakat dalam upaya perlindungan digital juga meningkat. Lebih dari 2,5 juta pelanggan telah mengaktifkan fitur perlindungan dan aktif melaporkan spam maupun penipuan.
"Ini menunjukkan kekuatan kolaborasi antara penyedia layanan dan masyarakat dalam memerangi kejahatan digital," katanya. Ia menegaskan bahwa tujuan bersama adalah menjaga ruang digital tetap aman dan produktif.
Berdasarkan perhitungan operator telekomunikasi, sistem tersebut mencegah potensi kerugian finansial pelanggan hingga sekitar 500 juta dolar AS atau setara Rp8 triliun. Data ini menunjukkan bahwa penipuan digital telah menjadi ancaman serius bagi ekonomi rumah tangga.
Pemerintah akan memperkuat kerja sama dengan industri telekomunikasi agar sistem perlindungan semakin merata dan menjadi standar nasional. Nezar juga menekankan peran sektor swasta dalam membangun ekosistem digital yang aman dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







