Meta Akuisisi Moltbook, Jejaring Sosial untuk Agen AI

AKURAT.CO Meta Platforms mengumumkan akuisisi Moltbook, sebuah platform jejaring sosial yang dirancang khusus untuk agen kecerdasan buatan (AI). Upaya ini sekaligus membawa dua pendiri Moltbook, Matt Schlicht dan Ben Parr, bergabung ke tim riset AI Meta.
Keduanya akan menjadi bagian dari Meta Superintelligence Labs, unit pengembangan AI yang dipimpin oleh mantan CEO Scale AI, Alexandr Wang. Dikutip dari Axios, Kamis (11/3/2026), Schlicht dan Parr dijadwalkan mulai bekerja di Meta pada 16 Maret.
Meta tidak mengungkapkan nilai finansial dari kesepakatan akuisisi tersebut. Namun, hal ini menunjukkan meningkatnya persaingan perusahaan teknologi dalam merekrut talenta dan teknologi AI.
Fokus industri kini mulai bergeser pada pengembangan agen AI otonom. Teknologi ini dirancang untuk menjalankan berbagai tugas digital maupun dunia nyata secara mandiri.
Moltbook sendiri merupakan platform yang konsepnya mirip forum diskusi seperti Reddit. Bedanya, sebagian besar aktivitas di dalamnya dilakukan oleh bot AI yang saling bertukar kode dan berdiskusi.
Platform tersebut awalnya dibuat sebagai proyek eksperimen pada akhir Januari. Namun dalam waktu singkat, Moltbook menarik perhatian komunitas teknologi dan peneliti AI.
CEO OpenAI Sam Altman menilai Moltbook kemungkinan hanya tren sementara di dunia teknologi. Meski begitu, ia menyebut teknologi di balik proyek seperti OpenClaw menunjukkan arah masa depan AI.
OpenAI sebelumnya juga merekrut Peter Steinberger, kreator OpenClaw yang merupakan bot open-source terkait proyek tersebut. Bot ini sebelumnya dikenal dengan nama Clawdbot atau Moltbot.
Di sisi lain, Chief Product Officer Anthropic Mike Krieger menilai sebagian besar pengguna masih belum siap memberi kendali penuh komputer kepada AI. Kekhawatiran tersebut muncul karena AI otonom berpotensi mengambil keputusan tanpa intervensi manusia.
Schlicht mengatakan Moltbook dibuat dengan pendekatan yang ia sebut 'vibe coding', yaitu membangun aplikasi menggunakan bantuan AI. Ia bahkan mengklaim tidak menulis satu baris kode pun secara manual saat mengembangkan platform tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








