Akurat
Pemprov Sumsel

Mulai 15 April, Penumpang dari Singapura Hanya Boleh Bawa 2 Power Bank

Winna Wandayani | 8 April 2026, 23:35 WIB
Mulai 15 April, Penumpang dari Singapura Hanya Boleh Bawa 2 Power Bank
Ilustrasi Power Bank (Freepik)

AKURAT.CO Penumpang pesawat yang berangkat dari Singapura akan dibatasi hanya boleh membawa maksimal dua power bank per orang. Kebijakan ini mulai berlaku pada 15 April 2026.

Aturan tersebut diumumkan oleh Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS) sebagai bagian dari pengetatan standar keselamatan penerbangan. Seluruh penumpang wajib mematuhi ketentuan ini tanpa pengecualian.

Penumpang yang membawa lebih dari dua power bank harus mengeluarkan atau membuang perangkat tambahan sebelum naik pesawat. Penerapan aturan dimulai pukul 00.01 waktu setempat.

Selain pembatasan jumlah, penggunaan power bank selama penerbangan juga tidak diperbolehkan. Penumpang diminta tidak menggunakan perangkat tersebut untuk mengisi daya gadget di dalam kabin.

"Power bank juga tidak boleh diisi daya di atas pesawat dan penumpang disarankan untuk tidak menggunakan power bank untuk mengisi daya perangkat mereka selama penerbangan," kata CAAS dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (7/4/2026).

Kebijakan ini mengacu pada pembaruan aturan dari International Civil Aviation Organization yang dirilis pada 2 April 2026. Regulasi tersebut memperketat ketentuan terkait pengangkutan dan penggunaan power bank di pesawat.

CAAS menjelaskan bahwa baterai litium dalam power bank berisiko mengalami panas berlebih atau korsleting. Kondisi ini dapat memicu kebakaran dan mengancam keselamatan penerbangan.

Untuk mendukung implementasi, CAAS bekerja sama dengan maskapai dan pemangku kepentingan lainnya. Informasi terkait aturan baru juga akan ditampilkan di berbagai titik bandara.

Ketentuan lama tetap berlaku, termasuk larangan memasukkan power bank ke bagasi check-in. Penumpang juga diwajibkan memastikan perangkat terlindungi untuk mencegah korsleting.

Sejumlah maskapai telah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa, seperti Singapore Airlines dan Scoot. Penumpang disarankan memeriksa aturan maskapai sebelum melakukan perjalanan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.