Akurat
Pemprov Sumsel

AI Generatif Mulai Menggeser Cara Kerja

Winna Wandayani | 9 April 2026, 14:31 WIB
AI Generatif Mulai Menggeser Cara Kerja
Ilustrasi AI Generatif (Freepik)

AKURAT.CO Internet belum benar-benar berubah total, tapi arah pergeserannya sudah terlihat. Kehadiran kecerdasan buatan (AI) generatif seperti ChatGPT dan integrasi AI di mesin pencari mulai mengubah cara orang mencari dan mengonsumsi informasi.

Perusahaan teknologi besar sudah mulai mendorong perubahan ini di level produk. Google, misalnya, menghadirkan fitur AI-generated summaries di hasil pencarian (Search Generative Experience).

Fitur ini dirancang untuk memberikan jawaban langsung tanpa harus membuka banyak situs, meski tetap menyertakan tautan sumber, sebagaimana dikutip dari Reuters, Selasa (7/4/2026).

Namun di sisi lain, upaya ini memicu kekhawatiran dari publisher karena berpotensi mengurangi klik ke website.

Media Mulai Merasakan Dampaknya

Sejumlah laporan menunjukkan industri media termasuk yang paling sensitif terhadap perubahan ini. Jika jawaban sudah tersedia di halaman awal, kebutuhan untuk mengunjungi artikel sumber bisa berkurang.

Dikutip dari Financial Times, banyak penerbit mulai mempertanyakan kembali ketergantungan mereka pada trafik dari mesin pencari, terutama setelah AI mulai mengambil peran dalam merangkum konten.

Ini belum menjadi penurunan masif secara global, tetapi sinyal pergeserannya sudah terlihat.

AI Lebih Banyak Mengubah 'Cara Kerja', Bukan Menghapus Semuanya

Di sisi tenaga kerja, narasi yang berkembang juga mulai lebih realistis. AI generatif memang meningkatkan efisiensi, tapi tidak otomatis menggantikan seluruh pekerjaan.

Dikutip dari McKinsey & Company, AI generatif berpotensi mengotomatisasi sebagian aktivitas kerja, bukan keseluruhan profesi.

Artinya, yang berubah adalah komposisi tugas. Banyak pekerjaan tetap ada, tapi cara mengerjakannya berbeda.

Perusahaan Mulai Fokus ke Efisiensi

Beberapa perusahaan global mulai menggunakan AI untuk meningkatkan produktivitas, terutama di area seperti customer service, penulisan konten dan pengembangan software.

Dikutip dari Bloomberg, AI generatif menjadi salah satu faktor yang mendorong efisiensi operasional, meski dampaknya terhadap tenaga kerja masih bervariasi di tiap sektor.

Dengan kata lain, AI belum menggantikan manusia secara luas, tapi sudah mengurangi kebutuhan waktu dan tenaga untuk banyak tugas.

Model Internet Belum Berubah Total, Tapi Arahnya Jelas

Penting dicatat, yaitu 'search economy' belum mati. Mesin pencari, SEO dan website masih menjadi fondasi utama internet saat ini.

Namun, dengan semakin banyaknya integrasi AI di layer atas, distribusi informasi mulai berubah. Platform yang mengontrol AI berpotensi punya pengaruh lebih besar dalam menentukan apa yang dilihat pengguna.

Dengan hal ini, AI generatif belum sepenuhnya mengubah internet, tetapi sudah mulai menggeser cara orang berinteraksi dengan informasi.

Dari membuka banyak halaman, menjadi cukup membaca satu jawaban. Dari proses eksplorasi, menjadi pengalaman instan. Perubahannya belum selesai, tapi arahnya sudah tidak bisa diabaikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.