5 Cara Mengenali Modus Penipuan Salah Sambung di WhatsApp

AKURAT.CO Kasus penipuan online semakin marak terjadi dalam beberapa tahun terakhir, terutama melalui aplikasi pesan yang instan seperti WhatsApp. Modus yang digunakan pun semakin beragam dan kian sulit dikenali, bahkan sering kali terlihat sepele di awal.
Salah satu modus yang kini banyak digunakan adalah "salah sambung" atau salah kirim pesan. Meski terdengar tidak berbahaya, cara ini justru menjadi pintu masuk bagi pelaku untuk membangun kepercayaan sebelum akhirnya melakukan penipuan.
Apa Itu Modus Penipuan "Salah Sambung"?
Modus penipuan “salah sambung” adalah teknik yang digunakan pelaku dengan cara mengirim pesan ke nomor acak dan berpura-pura salah kirim. Pesan ini biasanya dibuat santai dan tidak mencurigakan, seperti menanyakan kabar atau membahas janji tertentu.
Baca Juga: Kasus Penipuan Akademi Crypto Timothy Ronald Jalan di Tempat, Ada Apa?
Jika korban merespons, pelaku akan melanjutkan percakapan secara perlahan. Dari sinilah mereka mulai membangun hubungan, baik sebagai teman, rekan bisnis, bahkan hingga berpura-pura menjadi pasangan.
Bagaimana Cara Kerja Modus Ini?
Penipuan ini tidak terjadi secara instan, melainkan melalui beberapa tahap yang dirancang untuk memanipulasi korban:
1. Kontak awal (salah kirim pesan)
Pelaku mengirim pesan seperti “Maaf, ini nomor Pak Budi?” atau “Kita jadi ketemu hari ini?” untuk memancing respons.
2. Membangun komunikasi
Setelah korban membalas, pelaku akan bersikap ramah dan mulai mengajak ngobrol santai agar terlihat natural.
3. Menciptakan kedekatan emosional
Dalam beberapa hari atau minggu, pelaku mulai membangun hubungan lebih dekat agar korban merasa nyaman dan percaya.
4. Mengarahkan ke tujuan utama
Biasanya pelaku akan mengajak korban berinvestasi, meminta bantuan uang, atau menawarkan peluang bisnis yang menggiurkan.
5. Eksekusi penipuan
Korban diminta mentransfer uang dengan berbagai alasan, dan setelah itu pelaku menghilang tanpa jejak.
Baca Juga: WhatsApp Uji Fitur Gelembung Notifikasi di Android, Chat Bisa Dibuka Tanpa Keluar Aplikasi
Ciri-Ciri Penipuan "Salah Sambung" di WhatsApp
Agar kamu tidak terjebak, kenali beberapa tanda umum berikut ini:
Pesan masuk dari nomor asing tanpa konteks jelas
Pelaku cepat akrab meski baru kenal
Sering mengajak obrolan personal dalam waktu singkat
Mulai membahas uang, investasi, atau peluang bisnis
Menggunakan nomor lain yang mengaku sebagai “admin” atau “customer service”
Memberikan janji keuntungan besar yang tidak masuk akal
Jika kamu menemukan ciri-ciri tersebut, sebaiknya segera waspada dan tidak melanjutkan komunikasi.
Cara Mengenali Penipuan "Salah Sambung"
Agar kamu tetap aman, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Jangan mudah membalas pesan dari nomor asing
Jika tidak mengenal pengirim, sebaiknya abaikan pesan tersebut.
2. Hindari berbagi informasi pribadi
Jangan pernah memberikan data pribadi, seperti alamat, rekening, atau identitas.
3. Waspadai ajakan investasi online
Pastikan platform yang ditawarkan memiliki izin resmi dan reputasi jelas.
4. Jangan tergiur keuntungan instan
Penawaran yang terlalu bagus biasanya adalah tanda penipuan.
5. Blokir dan laporkan
Jika merasa mencurigakan, segera blokir nomor tersebut dan laporkan ke pihak terkait.
Modus penipuan “salah sambung” di WhatsApp mungkin terlihat sederhana, namun bisa berujung pada kerugian besar jika tidak diwaspadai. Pelaku memanfaatkan kelengahan dan emosi korban untuk membangun kepercayaan sebelum akhirnya menipu.
Dengan mengenali ciri-ciri dan cara kerjanya, kamu bisa lebih berhati-hati dalam berinteraksi di dunia digital. Ingat, kewaspadaan adalah langkah pertama untuk melindungi diri dari kejahatan online.
FAQ
1. Apa itu modus penipuan salah sambung di WhatsApp?
Modus ini adalah penipuan dengan cara mengirim pesan ke nomor acak dan berpura-pura salah kirim untuk memulai komunikasi dengan korban.
2. Apa tanda utama penipuan dari nomor tidak dikenal?
Biasanya pelaku cepat akrab, mengajak ngobrol intens, lalu mulai membahas uang atau investasi yang mencurigakan.
3. Apa yang harus dilakukan jika menerima pesan mencurigakan?
Sebaiknya jangan dibalas, segera blokir nomor tersebut, dan hindari memberikan informasi pribadi atau transfer uang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








