Akurat Logo

Cara Menggunakan Mode Metering Kamera untuk Foto lebih Bagus

Redaksi Akurat | 19 Juni 2026, 23:25 WIB
Cara Menggunakan Mode Metering Kamera untuk Foto lebih Bagus
Kamera

AKURAT.CO Mode metering berfungsi untuk mengukur cahaya pada kamera yang membantu dalam pengaturan pencahayaan foto Anda.

Fitur ini mulai bekerja dengan mendeteksi jumlah cahaya yang mencapai sensor kamera, lalu menentukan kombinasi yang ideal antara aperture, shutter speed, dan ISO.

Penting bagi baik fotografer pemula maupun yang profesional untuk memahami cara kerja mode metering, karena hal ini akan memengaruhi apakah foto Anda terlihat terlalu terang, terlalu gelap, atau memiliki pencahayaan seimbang.

Teknologi metering modern pada kamera DSLR dan mirrorless kini sangat maju, tetapi pemahaman mendalam tetap diperlukan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Baca Juga: Tips Memotret Aurora dengan Kamera Entry-Level, Hasil Tetap Dramatis!

Pengertian Metering Mode

Metering mode merupakan teknologi yang ada di dalam kamera untuk mengukur seberapa kuat cahaya pada scene yang akan diambil.

Sistem ini menggunakan sensor khusus untuk menilai cahaya dan memberikan rekomendasi pada kamera mengenai pengaturan pencahayaan yang tepat.

Setiap jenis mode metering memiliki cara yang berbeda dalam mengamati cahaya, mulai dari mengukur seluruh wilayah frame hingga fokus hanya pada area tertentu.

Kamera modern biasanya dilengkapi dengan beberapa pilihan mode metering yang dapat disesuaikan dengan kondisi pengambilan gambar.

Memilih mode yang tepat sangat membantu dalam mendapatkan pengaturan pencahayaan yang akurat, terutama di situasi dengan pencahayaan yang sulit.

Baca Juga: Setelah Lama Dinanti, Snapseed 4.0 Hadir dengan Fitur Kamera Real-Time

Tipe-tipe Metering Mode

Evaluative/Matrix Metering

Mode ini bekerja dengan mengukur cahaya di semua bagian frame dan membagi area tersebut menjadi beberapa zona. Kamera akan memeriksa distribusi cahaya, warna, dan jarak subjek untuk mengatur pencahayaan yang terbaik.

Evaluative metering biasanya adalah mode standar pada banyak kamera karena sifatnya yang fleksibel.

Mode ini sangat baik digunakan untuk pengambilan gambar sehari-hari di mana pencahayaan umumnya merata. Banyak fotografer landscape dan street photography memilih mode ini karena konsistensinya.

Center-Weighted Metering

Mode ini lebih fokus dalam mengukur cahaya di bagian tengah frame, sekitar 60 hingga 80 persen, sementara pinggiran masih diperhitungkan dengan bobot lebih kecil.

Ini adalah mode yang populer di zaman kamera film dan tetap relevan untuk beberapa jenis pengambilan gambar hingga saat ini.

Center-weighted lebih baik untuk foto portrait dan situasi di mana subjek utama berada di tengah frame, memberikan kendali yang lebih baik dibanding evaluative dalam hal fokus pada subjek utama.

Spot Metering

Spot metering hanya mengevaluasi cahaya di area yang sangat kecil, biasanya 1 hingga 5 persen dari total frame. Area ini umumnya terletak di tengah atau mengikuti titik fokus aktif di kamera. Mode ini memberikan tingkat ketelitian yang tinggi dan sering digunakan oleh fotografer berpengalaman.

Spot metering sangat berguna dalam situasi backlight atau ketika terjadi kontras tinggi, di mana pencahayaan subjek dan latar belakang sangat berbeda.

Partial Metering

Partial metering mirip dengan spot metering tetapi mencakup area yang lebih luas, yaitu sekitar 10 hingga 15 persen dari frame. Mode ini tersedia di beberapa model kamera Canon dan berfungsi sebagai pilihan antara spot dan center-weighted.

Langkah-langkah Menggunakan Metering Mode pada Kamera

Setiap merek kamera memiliki cara yang berbeda untuk mengakses mode metering. Pada kamera Canon, biasanya terdapat tombol khusus dengan ikon kotak dan titik yang perlu ditekan sambil memutar dial.

Sementara itu, untuk kamera Nikon umumnya mengakses mode metering melalui menu atau kombinasi tombol tertentu di bodi kamera.

Langkah-langkah dasar:

  • Tekan tombol mode metering pada kamera Anda.

  • Putar dial utama untuk memilih mode yang ingin digunakan.

  • Perhatikan indikator yang ada di viewfinder atau LCD sebagai konfirmasi.

  • Arahkan kamera ke objek dan tekan shutter setengah untuk mengukur kecerahan.

Bagi fotografer pemula, mulailah dengan evaluative/matrix metering untuk beradaptasi.

Setelah mendapatkan pemahaman tentang exposure, cobalah eksperimen dengan mode lain dalam situasi yang menantang.

Kapan Menggunakan Setiap Mode

Evaluative/Matrix Metering untuk:

  • Pemotretan pemandangan dengan pencahayaan yang merata.

  • Foto keluarga dan gambar grup.

  • Fotografi jalanan dan dokumentasi.

  • Situasi terbatas waktu yang membutuhkan hasil cepat.

Center-Weighted Metering untuk:

  • Potret dengan subjek di tengah.

  • Foto produk dengan latar belakang sederhana.

  • Pemotretan studio dengan pencahayaan yang terkontrol.

Spot Metering untuk:

  • Subjek yang memiliki cahaya belakang yang kuat.

  • Foto bulan atau objek langit.

  • Fotografi konser dengan pencahayaan dramatis.

  • Situasi kontras tinggi seperti objek terang di latar belakang gelap.

Partial Metering untuk:

  • Potret luar ruangan dengan latar belakang yang cerah.

  • Situasi di mana spot metering terlalu kecil tetapi center-weighted terlalu luas.

Tips Maksimalkan Metering Mode

Gunakan compensation exposure (+/-) jika hasil metering tidak sesuai harapan. Fitur ini memungkinkan Anda menambah atau mengurangi exposure dari saran kamera tanpa mengubah pengaturan manual.

Perhatikan histogram pada layar LCD kamera agar dapat memastikan tidak ada area yang terlalu gelap atau terlalu terang. Histogram adalah panduan visual yang lebih akurat dibandingkan hanya melihat preview di LCD.

Dalam kondisi pencahayaan yang sulit, gunakan spot metering dan arahkan ke bagian yang ingin mendapatkan exposure yang tepat.

Kunci exposure tersebut dengan menekan tombol AE-L (Auto Exposure Lock) sebelum mengubah komposisi gambar.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Hindari terlalu bergantung pada satu mode metering untuk semua situasi. Banyak fotografer pemula memakai mode evaluative secara tetap, padahal kondisi tertentu memerlukan spot atau center-weighted agar hasilnya optimal.

Kenali karakteristik masing-masing mode dan biasakan berpindah sesuai kebutuhan.

Jangan abaikan hasil metering ketika memotret objek sangat cerah atau gelap. Kamera sering kali membuat objek putih tampak abu-abu dan objek hitam tampak lebih cerah karena berusaha mencapai gray card 18%.

Gunakan compensation exposure untuk memperbaikinya.

Mengetahui cara menggunakan metering mode penting untuk mendapatkan exposure yang tepat dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Dengan menguasai kapan dan bagaimana menggunakan setiap mode, Anda akan memiliki lebih banyak kontrol atas hasil foto dan mengurangi waktu penyuntingan.

Berlatih secara konsisten dengan berbagai mode metering dalam situasi yang berbeda akan secara signifikan meningkatkan kemampuan fotografi Anda.

Tia Ayulia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R