Daftar Tarif Listrik PLN Juli 2026 untuk 13 Golongan Non Subsidi, Dipastikan Tetap

AKURAT.CO Masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya kenaikan tarif listrik PLN pada periode Juli hingga September 2026.
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non subsidi tetap diberlakukan tanpa perubahan, meskipun hasil evaluasi parameter ekonomi membuka peluang adanya penyesuaian.
Baca Juga: PLN Tambah Pembangkit 25 MW, Sistem Kelistrikan Bangka Punya Cadangan 100 MW
Keputusan tersebut diambil sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha.
Dengan tarif yang tetap, diharapkan aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih stabil di tengah dinamika kondisi ekonomi global.
Penetapan tarif listrik dilakukan berdasarkan evaluasi empat indikator ekonomi makro, yakni nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Indonesian Crude Price (ICP), tingkat inflasi, serta Harga Batu Bara Acuan (HBA).
Meski seluruh indikator tersebut menjadi dasar perhitungan penyesuaian tarif setiap tiga bulan, pemerintah memilih untuk tidak melakukan perubahan pada kuartal III 2026.
Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi pelanggan non subsidi, tetapi juga mencakup seluruh golongan pelanggan bersubsidi.
Dengan demikian, pelanggan rumah tangga, pelaku UMKM, sektor sosial, hingga industri kecil tetap menikmati tarif listrik yang sama seperti periode sebelumnya.
Berikut rincian tarif listrik PLN Juli–September 2026 untuk pelanggan non subsidi:
R-1/TR 900 VA: Rp1.352 per kWh
R-1/TR 1.300 VA: Rp1.445 per kWh
R-1/TR 2.200 VA: Rp1.445 per kWh
R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp1.700 per kWh
R-3/TR 6.600 VA ke atas: Rp1.700 per kWh
B-2/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp1.445 per kWh
B-3/TM di atas 200 kVA: Rp1.122 per kWh
I-3/TM di atas 200 kVA: Rp1.122 per kWh
I-4/TT 30.000 kVA ke atas: Rp997 per kWh
P-1/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp1.700 per kWh
P-2/TM di atas 200 kVA: Rp1.533 per kWh
P-3/TR (Penerangan Jalan Umum): Rp1.700 per kWh
L/TR, TM, TT: Rp1.645 per kWh
Baca Juga: Tarif Listrik per kWh 7–12 Juli 2026 Tetap, Cek Daftar Lengkap Tarif PLN Semua Golongan
Dengan keputusan ini, pelanggan PLN dapat memperkirakan kebutuhan pengeluaran listrik tanpa harus mengantisipasi kenaikan tarif hingga akhir September 2026.
Pemerintah juga menegaskan akan terus memantau perkembangan ekonomi sebelum menetapkan kebijakan tarif listrik pada periode berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







