Akurat
Pemprov Sumsel

Menteri PPN: Ditarget Rampung 2024, Pembebasan Lahan Bendungan Bulango Ulu Diklaim Lancar

M. Rahman | 22 September 2023, 20:05 WIB
Menteri PPN: Ditarget Rampung 2024, Pembebasan Lahan Bendungan Bulango Ulu Diklaim Lancar

AKURAT.CO - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memastikan pembebasan lahan bendungan Bulango Ulu, Bone Bolango, Gorontalo berjalan lancar. 

Menurutnya, pembangunan bendungan yang ditargetkan rampung pada 2024 ini akan berperan mengurangi banjir sebesar 84,62 persen, mampu mengairi lahan hingga 4.193 hektare, memasok air baku sebanyak 2,2 meter kubik per detik, sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air berkapasitas 4,96 MW, dan sebagai lokasi wisata.

“Masyarakat di sekitar bendungan harus dipindahkan. Itu ada di ranah pemda untuk membebaskan area permukiman. Sebelum akhir tahun atau sebelum ini diisi air, pembebasan permukiman warga harus selesai. Di hulunya, bisa dibuat nursery untuk melindungi lingkungannya. Bisa dijadikan lahan konservasi,” tegas Menteri Suharso dikutip Jumat (22/9/2023).

Baca Juga: Bendungan Sepaku Semoi Di IKN Mulai Diairi

Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut, Menteri Suharso bersama Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo juga meninjau kawasan Danau Limboto. Menteri Suharso menekankan pentingnya revitalisasi danau yang menjadi muara bagi 23 sungai ini.

“Perlu rekayasa di tempat pertemuan air yang mau masuk ke Danau Limboto. Bisa dengan penanaman pohon, akar pohonnya nanti yang akan berfungsi menyaring air yang masuk. Danau ini jadi tempat penampungan airnya,” imbuh Menteri Suharso.

Proses revitalisasi Danau Limboto terdiri atas pembangunan Kanal Topodu sepanjang 1,4 km, pengerukan sedimen, pembuatan saluran, rehabilitasi Pintu Air Topodu, dan pembangunan tambatan perahu. Danau Limboto mengalami sedimentasi dari tahun ke tahun. Kini, kedalaman Danau Limboto hanya sekitar tiga meter dibandingkan pada 1932 dengan kedalaman mencapai 30 meter.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa