Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Lokasi Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi: Soroti Truk ODOL Jadi Penyebab Utama
Camelia Rosa | 6 Februari 2025, 12:50 WIB

AKURAT.CO Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung kondisi Gerbang Tol Ciawi 2, KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pasca terjadi kecelakaan beruntun di lokasi tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, Dody bersama Sekretaris Jenderal Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah, didampingi langsung oleh Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti dan Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati serta jajaran Jasamarga Metropolitan Tollroad.
Peninjauan dilakukan langsung di GT Ciawi 2 untuk mengecek kondisi pasca kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan.
Baca Juga: Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi, DPR Dorong Kemenhub Perketat Pengawasan Kendaraan Logistik
Akibat kecelakaan ini, delapan orang meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat dan tujuh orang mengalami luka ringan.
Dody Hanggodo selaku Menteri PU mengungkapkan rasa duka cita atas kecelakaan yang terjadi dan menyoroti Kendaraan ODOL yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
"Tadi kami juga sudah berdiskusi dengan Korlantas yang sedang mengerjakan olah TKP, dan salah satu penyebab utamanya adalah truk ODOL (Over Dimension dan Over Load) yang gagal berfungsi dengan baik," kata Dody, dikutip Kamis (6/2/2025).
Dody juga menekankan bahwa penyelesaian masalah ini merupakan tanggung jawab lintas institusi.
Baca Juga: Kecelakaan Tol Ciawi
Perlu dicari penyelesaian yang seimbang sehingga tidak mengganggu penyaluran logistik namun juga menekan angka kendaraan ODOL yang dirasa sangat memberikan dampak kerugian bagi banyak pihak.
Dody menambahkan, imbas dari kendaraan ODOL yang masih beroperasi tidak hanya menjadi pemicu kecelakaan, namun juga memperpendek usia perkerasan jalan.
"Dari segi kerusakan jalan misalnya, biaya preservasi yang dianggarkan Jasa Marga setahun sebanyak 5 kali, tetapi karena ODOL, mungkin hanya bisa satu kali dan akan menimbulkan tambahan biaya. Begitu pun dengan jalan nasional, kita juga mengalami hal yang sama," tegas Dody.
Ia pun menyampaikan bahwa keberadaan Weigh In Motion (WIM) yang dipasang oleh Jasa Marga juga sangat membantu dalam mengidentifikasi kendaraan ODOL, begitu juga dengan kecelakaan yang terjadi saat ini.
Beban truk yang melintas dapat diketahui melalui WIM dan dapat dipastikan Over Load.
Baca Juga: DPR Bakal Panggil Kemenhub Bahas Kecelakaan di Tol Ciawi, Pertanyakan Banyaknya Truk Rem Blong
Sampai dengan pukul 17.35 WIB, telah beroperasi delapan Gardu dari total 10 Gardu di GT Ciawi 2 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Cibubur, Jakarta Alvin Andituahta Singarimbun mengungkapkan, pihaknya terus berupaya mempercepat perbaikan dan optimalisasi kapasitas GT Ciawi 2 yang pasca kecelakaan terjadi, hanya dapat mengoperasikan empat gardu.
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses perbaikan berlangsung. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima," pungkas Alvin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




