Waskita Kebut Tol Japeksel, Rampung Pertengahan 2026

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus mengebut prpyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japeksel) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Saat ini realisasi proyek telah mencapai 90,11% per akhir September.
Adapun, Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho didampingi Direktur Operasi II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto meninjau langsung proyek sepanjang 31,25 kilometer (km) ini.
Dhetik menyatakan, Perseroan terus mempercepat pengerjaan tol Japeksel ruas Bojongmangu-Sadang. Ditargetkan jalan yang menghubungkan Jakarta dengan Jawa Barat bagian selatan ini bisa selesai pada pertengahan 2026.
Baca Juga: Laba Bruto Waskita Karya Naik 14,4 Persen Berkat Efisiensi dan Restrukturisasi
“Waskita Karya berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut secara tepat waktu dan sesuai standar mutu. Perseroan pun menerapkan inovasi Building Information Modeling (BIM), guna membantu proses desain serta identifikasi masalah atau clash analysis,” kata Dhetik dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025).
Tol Japeksel, kata Dhetik, sangat dinantikan masyarakat karena memiliki sejumlah manfaat. Salah satunya mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Jakarta-Cikampek, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan efisien.
Tol ini akan menjadi jalan alternatif bagi pengendara, sekaligus memudahkan akses ke berbagai wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Maka, dapat memperbaiki konektivitas antarwilayah yang semakin berkembang di area Jakarta serta Jawa Barat," ujar Dhetik
Dhetik menyebut jika proyek ini sudah tersambung semua, akan dapat memangkas waktu tempuh Jakarta ke Bandung dari sekitar dua jam lebih menjadi hanya 45 menit. Secara keseluruhan, panjang Tol Japeksel mencapai 62 km.
Baca Juga: Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Senilai Rp1,4 Triliun Hingga Juni 2025
“Keberadaan Tol Japeksel turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya pada bidang pariwisata. Melalui jalan ini, wisatawan akan semakin mudah merasakan destinasi kuliner dan budaya di Bandung, wisata alam di Lembang maupun di Ciwidey,” jelas dia.
Dengan begitu, kata Dhetik, akan berpotensi membuka banyak lapangan kerja baru. Kesejahteraan masyarakat di sekitar proyek pun bisa terus meningkat.
"Waskita percaya, semakin banyak proyek infrastruktur khususnya jalan, maka semakin cepat pula terjadi pemerataan ekonomi di Tanah Air,” tambahnya.
Sebagai informasi, dalam 10 tahun terakhir, 23 jalan tol telah diselesaikan Waskita Karya. Di antaranya beberapa ruas tol di Trans Jawa, seperti Tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Malang, Pemalang-Batang, serta Batang-Semarang, total panjangnya mencapai 200 km.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








