Akad Massal 26.000 Rumah Pecahkan Rekor, BSI Perkuat Akses Hunian MBR

AKURAT.CO Pemerintah meresmikan akad massal rumah subsidi terbesar dalam sejarah dengan melibatkan 26.000 unit rumah secara serentak.
Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto guna memenuhi kebutuhan hunian layak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Perbankan syariah nasional, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), turut memainkan peran strategis dalam inisiatif ini melalui percepatan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Baca Juga: BSI Pastikan Dana Pemerintah Tersalurkan ke Program Pro-Rakyat
Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses MBR terhadap rumah layak huni dengan pembiayaan yang terjangkau.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menyatakan, kepercayaan pemerintah kepada BSI sebagai mitra penyalur KPR subsidi menjadi amanah besar.
“Kami akan terus mempercepat penyaluran pembiayaan perumahan demi mendukung target Program 3 Juta Rumah,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
Hingga 24 September 2025, BSI telah menyalurkan pembiayaan KPR FLPP untuk 64.073 unit rumah dengan total nilai Rp8,34 triliun sejak 2012. Tahun 2024 menjadi capaian penting dengan penyerapan 100% kuota, yakni 1.694 unit senilai Rp273,30 miliar.
Kinerja tersebut mendorong peningkatan kuota BSI pada 2025 dari 1.819 unit menjadi 5.000 unit. Hingga akhir September, realisasi penyaluran telah mencapai 2.919 unit atau 172,6%, dan ditargetkan menembus 3.000 unit pada akhir bulan ini.
Baca Juga: BSI Siap Tingkatkan Inklusi Keuangan Syariah
Anggoro optimistis sinergi pemerintah, perbankan, dan pengembang akan mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat. “Kami yakin langkah kolaboratif ini dapat memperluas kepemilikan rumah layak bagi masyarakat,” ujarnya.
Peresmian akad massal rumah subsidi berskala besar ini sekaligus menandai komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan sektor perumahan rakyat. Dengan dukungan lembaga keuangan seperti BSI, target penyediaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat diproyeksikan tercapai lebih cepat dari rencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







