Progres di Atas 50 Persen, Waskita Karya Pastikan Proyek LRT Jakarta Fase 1B dan Gedung Kedubes India Selesai Tepat Waktu

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) mengungkapkan realisasi proyek LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome-Manggarai dan Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) India sudah berada diatas 50%
Adapun, Direktur Utama Waskita Karya, Muhammad Hanugroho didampingi oleh Direktur Operasi I Perseroan Ari Asmoko melakukan kunjungan kerja ke dua lokasi proyek di Jakarta.
Kedua proyek tersebut kini masih dalam proses pengerjaan oleh Waskita Karya. Ditargetkan, tahun depan bangunan sudah rampung dan bisa digunakan.
Direktur Operasi I Perseroan Ari Asmoko mengatakan realisasi pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 74,37%.
“Untuk pekerjaan di Stasiun Rawamangun sudah pada tahap finishing. Lalu di Stasiun Pramuka BPKP dan Matraman tengah melaksanakan pekerjaan arsitektur, sedangkan di Pasar Pramuka sedang pemasangan PCI (Precast Prestressed Concrete I) girder, dan di Stasiun Manggarai dilakukan pengerjaan struktur atas," kata Ari dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).
Baca Juga: Waskita Karya Garap Proyek Irigasi Rp318,5 M di Sumatera Selatan
Ari pun optimis, proyek senilai Rp4,1 triliun milik PT Jakarta Propertindo itu akan selesai tepat waktu sesuai target. Dengan begitu, dapat mendorong pengguna transportasi umum lebih banyak sekaligus mengurai kemacetan di Jakarta.
"Keberadaan LRT Jakarta Fase 1B ini akan menyempurnakan integrasi transportasi di Stasiun Manggarai. Masyarakat pun lebih mudah memilih moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhannya," jelas dia.
Di sisi lain, Ari menyampaikan realisasi pembangunan Kantor Kedubes India telah menembus 50,57%. Perseroan terus mempercepat pengerjaannya, agar bisa selesai pada awal 2026.
Pembangunan proyek senilai Rp334,2 miliar di kawasan Kuningan ini, kata Ari tidak kalah penting, karena berfungsi sebagai pusat diplomasi dan koordinasi kebijakan politik luar negeri, keamanan regional, dan kerja sama multilateral.
Diharapkan pula dapat mendorong perekonomian nasional, sebab gedung tersebut nantinya menjadi pusat promosi investasi serta mendukung perdagangan internasional.
"Progres pengerjaan Gedung Kedubes India lebih cepat dari target yang sebesar 48,05 persen. Kami berkomitmen menyelesaikan bangunan seluas 25 ribu meter persegi (m2) tersebut secara tepat waktu dan sesuai standar mutu," tuturnya.
Ari menjelaskan, Kantor Kedubes India nantinya memiliki tiga bagian bangunan. Pertama tempat tinggal (residence), kedua perkantoran (main chancery), serta ketiga ruang serba guna atau auditorium (JNICC).
"Kini Waskita Karya telah merampungkan salah satu tahapan dalam sebuah konstruksi, yaitu menyelesaikan pekerjaan struktur. Untuk sekarang, Waskita fokus pada pengerjaan arsitektur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










