Resource Alam Indonesia Ditunjuk Kementerian PU Jadi Pemrakarsa Proyek Bendungan BENER

AKURAT.CO PT Resource Alam Indonesia Tbk. (KKGI) ditunjuk sebagai pemrakarsa proyek PLTM Bendungan BENER yang berlokasi di Kabupaten Purworejo, Propinsi Jawa Tengah oleh Kementerian PU.
Bendungan Bener merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), dengan estimasi nilai proyek mencapai Rp96 miliar.
"Rencana penjualan listrik ke PLN UID Jawa Tengah. Di kemudian hari proyek tersebut diharapkan akan menyumbangkan pendapatan Perseroan dari PLTM," ujar Direktur KKGI, Agoes Soegiarto Soeparman dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (28/10/2025).
Saat ini telah dilakukan studi kelayakan menunggu persetujuan oleh Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Sumber Daya Air (DJPI SDA) Kementrian Pekerjaan Umum. Jika sudah disetujui, maka akan dilanjutkan dengan proses DED (Detail Engineering Design).
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Bendungan Tanju Untuk Suplai Irigasi Pertanian di NTB
"Proses selanjutnya adalah tender, yang akan diadakan oleh Kementrian PU. Karena KKGI telah ditunjuk sebagai pemrakarsa proyek, maka diberikan hak right to match. Kemudian akan dilanjutkan ke amdal dan pembebasan lahan serta penunjukan konsultan pengawas, kontraktor dan vendor yang sesuai," tambah Agoes.
Adapun bendungan ini memiliki sejumlah manfaat strategis, termasuk:
- Irigasi. Bendungan ini akan mendukung pengairan lahan pertanian seluas sekitar 15.000 hektare, terutama di wilayah Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo.
- Penyediaan air baku. PLTM Bendungan Bener akan menjadi sumber air baku untuk kebutuhan rumah tangga, kota, dan industri dengan kapasitas sekitar 1.500 liter per detik.
- Pengendalian banjir. Bendungan ini dirancang untuk mengurangi debit banjir. Tujuannya untuk mengurangi risiko banjir di kawasan hilir.
- Menghasilkan listrik. PLTM ini diproyeksikan untuk menghasilkan energi listrik sebesar 6-10 MW untuk memenuhi kebutuhan listrik di sekitar wilayah Purworejo dan sekitarnya.
- Pariwisata. Bendungan ini juga direncanakan menjadi destinasi wisata alam karena lokasinya yang diapit dua bukit.
- Perikanan. Pembangunan bendungan ini juga akan mendukung pengembangan sektor perikanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








