Kementerian PU Kebut Pembangunan Sabo Dam Tapteng

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sabo dam di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sebagai langkah strategis pengendalian banjir bandang.
Konstruksi ditargetkan selesai pada Mei 2026 melalui skema design and build agar pelaksanaan lebih efisien dan cepat.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan sabo dam menjadi prioritas untuk menahan material bawaan dari hulu sungai yang kerap memicu genangan dan kerusakan saat curah hujan tinggi.
Baca Juga: Longsor 27 Titik di Trans Papua, Kementerian PU Kerahkan 57 Alat Berat
“Kita akan percepat pembangunan sabo dam dari hulu karena sabo dam mampu menahan tekanan puing kayu, batu, dan pasir. Saya minta pekerjaan dilakukan cepat, mengingat kondisi ini bisa terulang apabila hujan berlangsung lebih dari dua jam,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Rabu (18/2/2026).
Banjir sebelumnya dipicu oleh luapan Aek Tukka dan Aek Sigala yang berhulu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka. Curah hujan tinggi menyebabkan aliran anak sungai membawa material berupa pasir, kayu, dan batu dalam jumlah besar sehingga menimbulkan genangan di sejumlah kawasan permukiman serta mengganggu aktivitas Masyarakat.
Dody menargetkan, konstruksi sabo dam dapat segera dimulai melalui skema design and build.
“Target bulan Mei 2026 harus selesai. Hari ini mulai proses design and build dan pekerjaan harus segera berjalan. Lokasinya memang berada di hulu dengan akses yang lebih menantang, namun ini menjadi tanggung jawab kita agar masyarakat tidak kembali terdampak banjir,” ujarnya.
Selain pembangunan sabo dam, Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II telah melakukan langkah tanggap darurat dan penanganan lanjutan berupa normalisasi sungai, perbaikan tanggul, pembersihan material kayu dan sedimen, serta penataan lingkungan di sekitar alur sungai.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Kementerian PU Genjot Irigasi dan Pembangunan Jalan
Untuk mempercepat penanganan, sejumlah alat berat telah dikerahkan seperti backhoe loader, dozer, dump truck, excavator, excavator grappler, excavator long arm, dan excavator mini.
Kementerian PU berkomitmen terus mempercepat penanganan infrastruktur pengendali banjir guna mengurangi risiko bencana berulang, melindungi Masyarakat, serta menjaga keberlanjutan aktivitas sosial dan perekonomian di Sumatera Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








