Dukung Sekolah Rakyat, Kementerian PU Genjot Pemasangan Jembatan Bailey di Brebes

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemasangan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, guna mendukung akses pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes.
Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri PU Dody Hanggodo untuk mempercepat dukungan infrastruktur bagi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Brebes.
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa konektivitas jalan dan jembatan merupakan infrastruktur dasar yang memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas masyarakat serta mendukung kelancaran pembangunan layanan dasar, termasuk pendidikan.
Baca Juga: Menteri Dody Targetkan 104 Sekolah Rakyat Selesai Sebelum Tahun Ajaran Baru
“Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kolaborasi antar unit organisasi, diantaranya untuk mengatasi keterbatasan akses dalam mobilisasi material pembangunan,” kata Dody dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan ditargetkan dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2026.
Untuk mendukung target tersebut, pekerjaan pemasangan Jembatan Bailey telah dimulai sejak 27 April 2026.
Hingga saat ini, progres menunjukkan pengecoran abutmen 2 telah mencapai 100 persen, sementara abutmen 1 mencapai 75 persen dan ditargetkan segera rampung. Selain itu, proses perakitan alat pancang juga tengah berlangsung.
Secara teknis, Jembatan Bailey yang dipasang memiliki panjang 90 meter, lebar 4 meter, dan kapasitas beban hingga 25 ton. Infrastruktur ini bersifat sementara, namun dirancang untuk mendukung mobilitas kendaraan serta distribusi material selama proses pembangunan berlangsung.
Untuk mendukung percepatan pekerjaan di lapangan, sejumlah peralatan dan material telah disiapkan, antara lain 2 unit excavator, 1 unit tandem roller, 2 set alat pancang, 26 batang pipa pancang baja, serta komponen Jembatan Bailey lengkap beserta tenaga kerja pemasangannya.
Dengan percepatan pemasangan Jembatan Bailey ini, Kementerian PU berharap akses menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar sehingga proses konstruksi dapat diselesaikan sesuai target.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur prioritas melalui sinergi antarunit kerja dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









