Akurat Logo

Libur Panjang Waisak, JTT Perkuat Pengawasan di Jalur Tol Utama Jawa

Esha Tri Wahyuni | 31 Mei 2026, 15:19 WIB
Libur Panjang Waisak, JTT Perkuat Pengawasan di Jalur Tol Utama Jawa
PT Jasamarga Transjawa Tol meningkatkan kesiapan petugas, armada, dan sistem pemantauan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama long weekend.

AKURAT.CO PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas Jalan Tol Trans Jawa menjelang periode libur panjang Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo mengatakan, perusahaan telah mengoptimalkan layanan transaksi, lalu lintas, serta kesiapan personel dan armada operasional guna memastikan perjalanan pengguna jalan berlangsung aman dan lancar.

Baca Juga: Atasi Kemacetan Arus Mudik, PT JTT Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek

"Seiring dengan adanya beberapa periode libur yang berdekatan pada minggu ini, kami memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan dengan baik. Kami melakukan langkah antisipatif melalui optimalisasi layanan transaksi, lalu lintas serta kesiapan petugas maupun armada operasional guna memastikan perjalanan pengguna jalan berlangsung aman, nyaman dan lancar," kata Ria dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Data JTT menunjukkan sejumlah ruas diperkirakan menjadi titik konsentrasi kendaraan selama libur panjang, terutama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Batang-Semarang, Semarang ABC hingga Surabaya-Gempol yang menjadi jalur utama perjalanan antarkota dan akses menuju destinasi wisata di Pulau Jawa.

Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, JTT memastikan seluruh gardu transaksi di gerbang-gerbang utama siap beroperasi secara optimal dan akan disesuaikan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.

"Kami memastikan kesiapan gardu transaksi di gerbang tol utama, khususnya pada ruas dengan potensi peningkatan volume lalu lintas. Pengoperasian gardu transaksi dilakukan secara optimal dan situasional sesuai kondisi lalu lintas di lapangan," ujarnya.

Dalam menghadapi potensi peningkatan lalu lintas, JTT juga menyoroti pentingnya kecepatan penanganan gangguan di jalan tol. Untuk itu, perusahaan menyiagakan total 80 armada layanan operasional yang bekerja selama 24 jam.

Armada tersebut terdiri dari 31 unit derek, tujuh ambulans, enam kendaraan rescue, 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta 19 unit Mobile Customer Service yang disebar di berbagai ruas strategis Trans Jawa.

Baca Juga: Atasi Kemacetan Arus Mudik, PT JTT Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek

Langkah ini menjadi penting mengingat gangguan kendaraan atau kecelakaan kecil kerap menjadi pemicu kemacetan panjang saat volume kendaraan meningkat pada masa libur nasional.

Selain armada lapangan, JTT juga mengandalkan sistem pemantauan lalu lintas secara real-time melalui jaringan kamera CCTV yang terhubung dengan pusat pengendalian lalu lintas. Informasi kondisi jalan juga akan disampaikan kepada pengguna melalui Dynamic Message Sign (DMS) yang tersebar di sejumlah titik.

Sebagai informasi, periode libur panjang selalu menjadi pemicu peningkatan arus kendaraan di Jalan Tol Trans Jawa. Pada sejumlah momentum long weekend sebelumnya, volume lalu lintas di koridor Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur tercatat mengalami kenaikan dibandingkan hari normal.

Fenomena tersebut terjadi karena Jalan Tol Trans Jawa kini menjadi tulang punggung konektivitas antarkota di Pulau Jawa setelah jaringan tol sepanjang lebih dari 1.000 kilometer tersambung penuh dalam beberapa tahun terakhir.

Selain perjalanan wisata, peningkatan mobilitas juga biasanya didorong oleh aktivitas mudik singkat, kunjungan keluarga, hingga perjalanan bisnis yang memanfaatkan momentum hari libur berdekatan.

Karena itu, kesiapan infrastruktur dan layanan operasional menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran distribusi kendaraan di jalur utama ekonomi nasional tersebut.

Meski demikian, operator tol tetap mengimbau pengguna jalan untuk melakukan persiapan sebelum berangkat. Persiapan tersebut meliputi memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar atau daya baterai kendaraan listrik, serta saldo uang elektronik yang mencukupi.

"Manfaatkan aplikasi Travoy untuk memperoleh informasi lalu lintas, lokasi rest area, CCTV jalan tol hingga layanan darurat secara real time," kata Ria.

Dirinya juga mengingatkan pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara.

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan dan menjaga fokus selama berkendara agar perjalanan pada periode libur panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila dapat berlangsung aman dan nyaman," ujarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.