Kenali 3 Perbedaan Frugal Living Dan Pelit, Agar Keuangan Membaik

AKURAT.CO Perbedaan frugal living dan pelit menjadi perhatian. Kedua hal tersebut dianggap merupakan hal yang sama, padahal gaya hidup keduanya sangatlah berbeda.
Frugal living adalah konsep ketika seseorang mengalokasikan dana yang dimiliki dengan kesadaran, penuh pertimbangan, disertai strategi pencapaian tujuan keuangan masa depan.
Seseorang yang menekankan frugal living harus memahami tujuan keuangan di masa depan dan bagaimana cara mencapainya.
Oleh sebab itu, frugal living dimanfaatkan sebagai strategi untuk mencapai target-target di masa depan yang sudah direncanakan.
Baca Juga: Mengenal Frugal Living, Gaya Hidup Bikin Cepat Kaya
Perbedaan frugal living dan pelit
Berikut ini beberapa perbedaan frugal living dan pelit, dirangkum dari berbagai sumber, Senin (28/8/2023).
1. Pertimbangan dalam hal pengeluaran uang
Saat mengeluarkan uang, penganut frugal living tetap mau mengeluarkan uang ketika benar-benar dibutuhkan, sedang orang pelit tidak ingin mengeluarkan uang sama sekali.
Hal tersebut digambarkan juga dengan bedanya tindakan orang hemat dan pelit ketika diajak makan di luar oleh keluarga, sahabat, atau teman.
Orang pelit cenderung menolak mentah-mentah ajakan tersebut, meskipun di lokasi yang murah. Mereka lebih memiliki untuk makan di rumah dan rela kehilangan momen untuk bersama.
Sedangkan, pelaku frugal living mau menerima ajakan makan di luar untuk sesekali. Biasanya, mereka akan makan di luar ketika ada waktu atau momen tertentu bersama.
2. Pengeluaran untuk berbagi
Ketika berbagi atau memberi hadiah oleh-oleh untuk terdekat. Pelaku frugal living cenderung akan membelikan barang berkualitas sesuai budget sebagai hadiah atau oleh-oleh.
Sedangkan orang yang pelit akan membeli barang mahal untuk diri sendiri dan membeli barang murah untuk orang lain.
3. Pertimbangan kualitas dan harga
Perbedaan frugal living dan pelit lainnya yakni dalam pertimbangan kualitas dan harga. Saat ingin membeli sebuah barang, pelaku frugal living tidak hanya memertimbangan harga tapi juga nilai dan kualitas barang.
Jika suatu barang dinilai sepadan dengan harga pelaku, pelaku frugal living akan tetap membeli barang tersebut dan menggunkannya semaksimal mungkin agar tahan lama.
Sementara, orang pelit cenderung membeli barang murah atau gratis tanpa memertimbangkan kualitas.
Orang pelit menganggap, tidak masalah membeli barang semurah mungkin selama memiliki fungsi yang sama dengan barang mahal.
Baca Juga: Apakah Benar Ari Wibowo GGP ‘Ganteng-Ganteng Pelit’?
Itulah beberapa perbedaan antara frugal living dan pelit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








