Akurat
Pemprov Sumsel

Mirae Prediksi El Nino Bakal 'Goreng' Saham Dan Kinerja Emiten CPO

Aris Rismawan | 13 September 2023, 16:05 WIB
Mirae Prediksi El Nino Bakal 'Goreng' Saham Dan Kinerja Emiten CPO

AKURAT.CO - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memprediksi kinerja keuangan emiten CPO akan mendapatkan dukungan dari inflasi harga minyak sawit karena musim kemarau berkepanjangan akibat fenomena cuaca kering yaitu el nino.

Research Analyst Mirae Asset, Rizkia Darmawan mengatakan el nino diprediksi akan menekan kinerja operasional perkebunan sawit, walaupun terhambatnya produksi yang membuat harga minyak sawit mentah (CPO) berpotensi meningkat.

“Fenomena el nino mempengaruhi permintaan minyak nabati dunia, salah satunya CPO karena produksi atau suplainya turun di tingkat global dan kemudian mendongkrak harga komoditas tersebut di pasaran,” kata Darmawan yang dikutip dari rilis pada Selasa, (12/9/2023).

Baca Juga: Bappebti Konsisten Dengan Rencana Kebijakan Ekspor CPO Melalui Bursa Berjangka

Darmawan menambahkan, harga CPO sudah naik di kisaran RM3.800/ton sejak Juni hingga beberapa hari terakhir. Sejak awal tahun, rerata harga CPO berada pada kisaran RM3.900/ton dan sudah turun sekitar 12%, sempat turun hinga kisaran RM3.300/ton di Juni tetapi kembali naik hingga awal bulan ini.

Lebih merinci, adanya faktor yang masih lebih rendah dari harga CPO dibanding harga minyak nabati lainnya seperti minyak rapa (rapeseed), minyak kacang kedelai, dan minyak biji matahari sehingga ada kemungkinan permintaan atas CPO juga akan meningkat.

“Sebagian besar emiten CPO, akan menerima dampak positif dari kenaikan harga komoditas yang masuk ke dalam kategori bahan makanan (soft commodity) itu,” ucap Darmawan.

Sehingga Darmawan menjelaskan, dampak el nino masih akan terjadi dan diprediksi akan membuat harga CPO naik lagi hingga akhir tahun, tetapi sangat kecil kemungkinan kembali ke atas level RM4.600/ton atau sekitas USD1.000/ton seperti pada rentang 2021-2022.

Oleh karena itu, ada beberapa risiko terhadap prediksi kenaikan harga komoditas CPO yaitu besaran produksi yang terganggu karena efek cuaca el nino, serta faktor dari kebijakan pemerintah untuk menjaga kestabilan harga minyak goreng domestik di tengah kenaikan harga CPO global.

Pada kesempatan yang sama, Senior Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto menyampaikan bahwa peningkatan harga komoditas dunia termasuk CPO dan minyak dunia juga berpotensi menyebabkan kenaikan inflasi global.

“Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang dinilai sukses mereda inflasi, sedangkan pengendalian inflasi masih menjadi isu utama negara-negara maju saat ini, seperti AS, Inggris, dan negara-negara Euro Zone,” ungkap Rully.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.