Berjalan 2 Bulanan, Akumulasi Transaksi Bursa Karbon Sentuh Rp30,7 M

AKURAT.CO Sejak diluncurkan pada 26 September 2023 lalu, akumulasi nilai transaksi bursa karbon atau IDX Carbon hingga 30 November 2023 mencapai Rp30,70 miliar dengan rincian 30,56% di pasar reguler (Rp9,38 miliar), 9,24% di pasar negosiasi (Rp2,84 miliar), dan 60,20% di pasar lelang (Rp18,48 miliar), berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon sekaligus Anggota DK OJK Inarno Djajadi mengatakan saat ini ada setidaknya 41 pengguna jasa di bursa karbon yang mendapatkan izin, tumbuh dibandingkan posisi 31 Oktober 2023 sebanyak 25 pengguna jasa.
Adapun total volume perdagangan bursa karbon pada periode tersebut sebesar 490.716 tCO2e (setara ton CO2).
Baca Juga: Bursa Karbon Masih Sepi Peminat, Apa Yang Salah? Begini Kata OJK
"Ke depan, potensi bursa karbon masih cukup besar mengingat 71,95 persen karbon yang ditawarkan masih belum terjual," kata Inarno di sela konferensi pers RDAK OJK Senin (4/12/2023).
Saat dibuka pada 26 September 2023 lalu, tercatat terdapat transaksi perdana sebanyak 13 transaksi setara 459.914 tCO2e. Sejumlah perbankan tercatat menjadi pembeli kredit karbon pada perdagangan perdana di bursa karbon.
Mereka adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) , PT Bank DBS Indonesia, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT BNI Sekuritas, dan PT BRI Danareksa Sekuritas.
Tingginya minat perbankan tersebut bisa dimaklumi mengingat sejalan dengan strategi bisnis mereka yang ingin dinyatakan atau dilabeli sebagai bank yang kuat di segmen green atau sustainable financing.
Diketahui, meski sudah menunjukkan perkembangan, namun realisasi bursa karbon masih jauh dari potensi.
Dalam pembukaan perdagangan bursa karbon, Presiden Jokowi mengatakan potensi bursa karbon RI mencapai lebih dari Rp3.000 triliun yang tentu menjadi sebuah kesempatan ekonomi baru yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sejalan dengan arah dunia yang sedang menuju kepada ekonomi hijau. Angka itu berasal dari perhitungan kurang lebih 1 gigaton CO2 potensi kredit karbon yang bisa ditangkap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









