AKURAT.CO Reku, tercatat menjadi Pegadang Fisik Aset Kripto pertama di Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX).
Reku, bersama Indodax dan TokoCrypto tercatat menjadi pedagang kripto terbesar di Indonesia berdasarkan volume perdagangan dan jumlah pengguna di Indonesia.
Direktur Utama PT Bursa Komoditi Nusantara (CFX), Subani mengatakan sedianya terdapat 32 Calon Pedagang Fisik Aset Kripto atau CPFAK.
Baca Juga: Masa Transisi Regulator Industri Kripto ke OJK di 2025, Bappebti Terus Kordinasi
Mereka adalah Ajaib Kripto, Bittime, Bitwewe, Cyra, Pluto Next, DigitalExchange.id, Fasset, Galad.id, Gudang Kripto, Kripto Maksima Koin, Luno, Maks, Mobee, TokCrypto, Nanovest, Reku, Pluang, Indodax, PAK, Pintu, NVX, Triv, NagaExchange, Upbit, Coinbit, Phanteras Teknologi, Vonix, Zipmex, Astal, Nobi, Coinx, Incrypto.
Namun 3 di antaranya mengundurkan diri sebagai CPFAK di CFX. "Tiga yang enggak jadi melanjutkan intinya kita sudah coba jemput bola tapi ketika mereka sudah memutusan mundur ya itu sudah dapur mereka masing-masing," kata Subani kepada Akurat.co, Jumat Malam (15/12/2023).
Ditambahkan, CPFAK lainnya juga tengah mengantri untuk melengkapi proses pendaftaran mulai dari melengkapi dokumen, proper test, pengecekan fisik dan sistem. Diharapkan CPFAK lainnya segera menyusul Reku menjadi PFAK.
"Masing-masing berbeda kesiapannya, ada yang belum siap sistemmnya, dokumennya karena harus kita uji harus sesuai standar untuk melindungi nasabah," kata Subani.
Menurut Subani, pada prinsipnya semua CPFAK sudah beroperasi sebelum CFX hadir. Namun kehadiran CFX dimaksudkan untuk memastikan semua pedagang mematuhi aturan yang sudah dibuat Bappebti, terkait modal dasar Rp100 miliar dan sebagainya.
"Dari sisi permodalan itu mungkin ada yang belum comply, nah kita pastikan agar dia comply agar ketika nanti beroperasi dan mendapatkan izin menjadi pedagang itu sudah sesuai standar yang diinginkan," kata Subani.
Subani menegaskan semakin banyak PFAK di pasar akan semakin baik karena meningkatkan likuiditas pasar dan daya saing dengan pasar global.
Bappebti juga di satu sisi terus merangkul beberapa perusahaan dalam negeri yang berbisnis kripto di pasar global agar mendaftar ke CFX. Namun CFX sendiri saat ini sedang sepenuhnya menangani antrian pendaftaran CPFAK menjadi PFAK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026










