Tutup Tahun 2023, IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 7.123 - 7.337

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak di kisaran 7.123 - 7.337 pada perdagangan hari ini, Jumat, 29 Desember 2023 pada hari ketiga usai libur Natal 2023.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya menilai akhir pekan ini merupakan hari perdagangan terakhir di tahun 2023 dengan pola gerak IHSG masih memperlihatkan pergerakan yang cukup stabil dengan peluang kenaikan yang masih terbuka dan berpotensi untuk menggapai level tertinggi atau all time high (ATH) lagi.
"Kenaikan yang terjadi dalam pergerakan IHSG saat ini masih ditopang oleh stabilnya kondisi perekonomian Indonesia yang terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir serta stabilnya nilai tukar Rupiah, sehingga jika terjadi koreksi wajar hal tersebut tentunya masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan harapan capital gain di tahun mendatang," ujar William dikutip Jumat (29/12/2023).
Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditaksir Menguat Terbatas di 6.954 - 7.174 Usai Debat Perdana Capres
Ia merekomendasikan beberapa saham yang patut diperhitungkan dalam perdagangan hari ini, termasuk UNVR, BMRI, ITMG, GGRM, BBRI, BSDE, PWON dan ASII.
Diketahui, pada hari kedua perdagangan pekan ini paska libur panjang Hari Raya Natal, volume perdagangan di IHSG masih relatif sepi atau tercatat hanya sebesar Rp9,04 triliun di luar transaksi negosiasi.
Namun demikian IHSG bergerak menguat sepanjang hari hingga penutupan selaras dengan bursa-bursa regional yang sebagian besar ditutup menguat. IHSG ditutup naik 0,8% ke level 7.303,89. JII pun ditutup naik 0,57% ke level 542,63 dikontribusi oleh top gainer JAWA yang naik 34,62%.
Tak jauh berbeda dengan IHSG volume perdagangan di pasar obligasi pun masih relatif sepi dimana harga-harga seri acuan bergerak variatif dalam rentang yang terbatas. Di akhir hari indeks obligasi IBPA ditutup naik 0,1% ke level 374,19.
Secara Year to Date hingga perdagangan sesi-I kemarin, IHSG tercatat melaju dengan kenaikan 6,37%. Tren positif tersebut namun masih kalaj dibandingkan dengan Bursa Saham Asia.
IHSG kalah jauh dari Bursa Saham Tokyo, Jepang di mana Nikkei 225 berhasil memberikan imbal hasil mencapai 28,48% pada periode yang sama. IHSG juga kalah telak dengan keuntungan investasi di Taiwan, Weighted Index yang melonjak 26,69% sepanjang 2023.
Ataupun dengan Sensex India yang melaju 18,88%, KOSPI Korea Selatan yang melaju 18,49%, Vietnam Ho Chi Minh Stock Index yang mealu 11,79% serta ASX 200 Australia yang melaju 8,18%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









