Untung Mana Pemilu Satu Putaran atau Dua Putaran? Begini Penjelasan Ekonom DBS Research

AKURAT.CO Pemilu 1 putaran dinilai lebih berdampak positif ke pasar. Sementara pemilu 2 putaran dinilai lebih berdampak positif ke perekonomian. Demikian disampaikan Specialist DBS Group Research, Maynard Arif.
Menurut Maynard, pemilu satu putaran bisa memberikan sentimen positif ke pasar. Sebab, investor dapat langsung menentukan arah kebijakan usai mengetahui siapa presiden yang terpilih.
"Kalau bisa satu putaran lebih oke untuk pasar saham. Menurut kami kalau satu putaran dampaknya lebih oke secara sentimen market jadi investor bisa langsung lihat (mendapat kepastian) siapa pemimpinnya," kata Maynard kepada awak media di Menara DBS baru-baru ini.
Baca Juga: Terima Dukungan dari Alumni UKI, TKN Semakin Optimis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
"Lebih banyak kampanye-kampanye yang mungkin ada efek domino ke perekonomian kalau dua putaran, walaupun memang paslonnya lebih sedikit tapi paling enggak dua kali," katanya.
Sebelumnya Deputi Gubernur BI Aida S Budiman mengatakan pemilu 2 putaran akan berdampak lebih besar ke konsumsi yakni sekitar 0,6% terhadap konsumsi.
"Besarnya (dampak) akan lebih besar di 2024. Hitungannya tergantung apakah kita satu atau dua putaran. Kalau dua putaran mungkin dia (dampaknya) bisa sekitar 0,6 persen terhadap konsumsi," ujarnya.
Konsumsi tersebut termasuk belanja untuk atribut kampanye semisal baju, topi, syal, jaket dan lain sebagainya. Ini juga akan turut mendorong industri tekstil dan turunannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










