Sambangi Nasabah PNM Mekaar di Banten, Jokowi Tekankan Kedisplinan dalam Mengangsur Cicilan

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat pentingnya membangun karakter semangat kerja dan sikap disiplin dalam mengembangkan usaha.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat bersilaturahmi dengan nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP) Cilenggang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin, 19 Februari 2024.
"Kalau kita sudah ngomong Senin ngangsur, Senin harus diangsur. Kalau kita mengatakan Jumat nyicil, Jumat harus sudah siap untuk nyicil. Ini kedisiplinan, kalau semangat kerja saya lihat saya enggak ragu-ragu yang ada di sini. Semangatnya saya lihat semangat betul-betul semangat kerja yang baik. Saya ingin sampaikan betapa semangat kerja itu penting," tutur Presiden.
Baca Juga: Jokowi Beli Kalung dari Nasabah PNM Mekaar Bandung, Hadiah untuk Ibu Iriana
Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara meyakini bahwa dengan terus membangun karakter semangat kerja dan sikap disiplin, para pemilik usaha dapat terus mengembangkan usahanya menjadi lebih baik.
"Yang paling penting membangun karakter tadi, semangat kerja, disiplin. Kalau ibu-ibu nanti naik tingkat masuk ke perbankan, ibu-ibu mau ngambil misalnya Rp1 miliar sudah terbiasa disiplin, mau ngambil Rp10 miliar sudah terbiasa semangat kerja dan disiplin yang baik. Itu akan dilihat," ujar Kepala Negara.
Selanjutnya, Presiden mengapresiasi produk-produk usaha yang sangat bersaing di Kota Tangerang Selatan. Presiden mengingatkan bahwa harga yang bersaing, kualitas yang baik, dan pengiriman yang cepat juga sangat berpengaruh bagi peningkatan penjualan suatu produk.
"Persaingan yang ketat itu hanya bisa kita menangkan kalau kita memiliki harga yang baik. Tidak mahal, tapi juga tidak murah banget. Kalau murah banget bisa rugi kita, harganya yang paling penting kompetitif," ucap Presiden.
Ditambahkan, dalam memproduksi apapun, kualitas harus dinomorsatukan karena ini penting sekali. Karena orang (konsumen) akan membandingkan produk satu dengan produk yang lain yang barangnya sama. Kalau harganya sama-sama Rp10 ribu, orang-orang pasti akan berpikir untuk memilih yang kualitasnya lebih baik.
Diketahui, saat ini peredaran uang PNM Mekaar di Banten mencapai Rp9,6 triliun dengan total 592.000 nasabah serta diperkirakan akan terus tumbuh ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








