Sasar Pelaku UMKM Perempuan, DBS Salurkan Rp1 T Fasilitas Kredit ke Mekaar PNM

AKURAT.CO Bank DBS Indonesia menyalurkan dana sosial Uncommitted Revolving Credit Facility senilai Rp1 triliun ke PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera)
Aksi perusahaan ini sebagai bentuk komitmen dari dukungan terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya kalangan wanita.
Head of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia, Kunardy Lie mengatakan pendanaan di sektor ini sejalan dengan visi dan misi perusahaan untuk mendukung pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui UMKM, kesetaraan sosial, dan inklusi keuangan melalui adanya akses keuangan yang lebih luas.
Baca Juga: Berdampak Sosial, 4 Startup Indonesia Raih Hibah Rp8,2 Miliar dari DBS Foundation
"Kami percaya lewat kerja sama ini kami turut
membantu pemerintah Indonesia memberdayakan wanita untuk mengelola keuangan mereka dan
menjadi tulang punggung atau pendukung kesejahteraan keluarga mereka," ujar Kunardy dikutip Selasa (19/3/2024).
Ditambahkan, salah satu syarat pemberian kredit ultra UMKM ini adalah untuk wanita. Menurut beberapa sumber, wanita memiliki tingkat Non-Performing Loan (NPL) yang lebih rendah karena mereka lebih disiplin dan bertanggung jawab untuk mengembalikan kredit secara tepat waktu.
"Selain itu, tingkat NPL PNM yang hanya 0,5 persen menunjukkan bahwa prinsip wanita yang bekerja sama dengan wanita lain dalam komunitasnya berdampak positif pada kinerja pinjaman kredit," imbuhnya.
Senada, Direktur Operasional, Digital dan Teknologi Informasi PT PNM, Sunar Basuki mengatakan pendanaan dari Bank DBS Indonesia akan menunjang program Mekaar yang diinisiasi oleh PNM yang
menargetkan jutaan wanita, khususnya mereka yang bergerak di sektor ultra UMKM dan berasal dari
kalangan keluarga pra-sejahtera.
"PNM bukan hanya memberikan modal uang tetapi juga program pengembangan usaha. Ini adalah bentuk kepedulian PNM agar usaha skala rumah tangga bisa terus melanjutkan produksinya hingga punya produk yang lebih variatif," ujarnya.
Asal tahu, inklusi finansial dan kesetaraan gender adalah salah satu fokus dari prinsip keberlanjutan Bank DBS Indonesia.
Sebelumnya, Bank DBS Indonesia juga memberikan pinjaman kepada beberapa mitra fintech untuk penyaluran kredit kepada kaum unbanked.
Selain itu, melalui DBS Foundation, Bank DBS
Indonesia memberikan dana hibah untuk pelaku wirausaha sosial, di mana sebagian besar didirikan oleh wanita dan untuk memberdayakan kaum wanita seperti Du Anyam, SukkhaCita, TridiOasis dan Liberty
Society.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









