Lebaran 2024, Antrean Penukaran Uang di Bank Aceh Membludak

AKURAT.CO Bank Aceh telah memulai proses penukaran uang baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan mata uang yang lebih baru dan berkualitas.
Terlihat, ratusan warga di Banda Aceh berbondong-bondong antre untuk menukarkan uang pecahan baru menjelang perayaan Idulfitri 1445 Hijriah, yang berada di salah satunya Bank Aceh Syariah Pusat, pada Senin (8/4/2024).
Sejak pagi, warga sudah mengantre untuk mendapatkan nomor antrean. Masyarakat sebelumnya telah diarahkan untuk mendaftar secara online melalui aplikasi Pintar dari Bank Indonesia (BI).
Baca Juga: Mudah! Begini Cara Pesan dan Cek Lokasi Penukaran Uang Baru Online 2024
Salah satu warga Aceh, Putri Madina Hanif mengatakan sudah mengatri sejak pagi namun petugas tetap melayani dengan baik dan membantu warga dari pegawai hingga security Bank Aceh.
"Sudah dari pagi di sini ngantri tapi petugas baik dan mengarahkan kota disini bahkan ada tenda agar tidak panas," ungkapnya kepada Akurat.co, Senin (8/4/2024).
Sebelumnya, Deputi Kepala BI Provinsi Aceh, Prabu Dewanto didampingi Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah BI Provinsi Aceh, M Ali Yamin, mengatakan pihaknya siap memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan uang pecahan kecil dalam kondisi baru yang biasanya akan digunakan saat Idulfitri 2024.
Selain itu, Prabu menjelaskan, adapun nominal uang pecahan yang tersedia mulai Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, dan Rp20.000. Masing-masing diberikan kuota uang tukar senilai total Rp4 juta.
Pecahan Lembar Nominal
- Rp20.000, 100 lembar (Rp2 juta)
- Rp10.000, 100 lembar (Rp1 juta)
- Rp5.000, 100 lembar (Rp500 ribu)
- Rp2.000, 200 lembar (Rp400 ribu)
- Rp1.000, 100 lembar (Rp100 ribu)
- Total Rp4 juta
"Masyarakat tidak perlu khawatir karena ketersediaan uang untuk ditukarkan cukup," terangnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








