Investor Kripto Tembus 19,7 Juta, Antusiasme Masyarakat Memuncak
Demi Ermansyah | 10 Mei 2024, 14:02 WIB

AKURAT.CO Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) beberapa waktu lalu melaporkan bahwa jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai 19,75 juta orang pada bulan Maret 2024.
Di mana kenaikan ini juga diimbangi dengan lonjakan volume transaksi kripto di Indonesia, yang mencapai Rp103,58 triliun, meningkat sebesar 207,5% dibandingkan bulan Februari 2024 secara bulanan.
Menurut Chief Compliance Officer (CCO) Reku sekaligus Ketua Umum Aspakrindo-ABI, Robby, pencapaian ini menunjukkan minat yang besar dan antusiasme masyarakat terhadap aset kripto. Robby menjelaskan bahwa aset kripto semakin menjadi pilihan investasi yang diminati oleh masyarakat Indonesia.
"Ia juga menyoroti bahwa halving tahun ini menjadi momen unik, di mana Bitcoin mencapai harga tertinggi (All-Time-High) di level Rp1 miliar bahkan sebelum momen tersebut terjadi. Performa Bitcoin ini menunjukkan bahwa Bitcoin menjadi semakin menarik bagi masyarakat dan dapat dijadikan sebagai penyimpan aset (safe haven)," ucapnya melalui keterangan tertulis, Jumat (10/5/2024)
Selanjutnya, Robby menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan minat masyarakat terhadap aset kripto di masa depan.
Selanjutnya, Robby menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan minat masyarakat terhadap aset kripto di masa depan.
"Regulasi terhadap aset kripto di Indonesia telah diatur secara komprehensif, termasuk panduan untuk mengatur perdagangan aset kripto, pencegahan tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan adanya Self-Regulatory Organization (SRO) yang melibatkan lembaga bursa, kliring, dan penyimpanan dana," tambahnya.
Oleh karena itu, lanjut Roby, aset kripto dapat dimanfaatkan oleh investor jangka pendek, menengah, dan panjang.
Oleh karena itu, lanjut Roby, aset kripto dapat dimanfaatkan oleh investor jangka pendek, menengah, dan panjang.
"Sebab setiap aset kripto memiliki karakteristik tersendiri yang dapat dioptimalkan oleh berbagai jenis investor. Maka dengan itu pemahaman dan adopsi masyarakat terhadap pasar kripto dapat ditingkatkan, terutama selama Bulan Literasi Kripto (BLK) pada bulan Mei ini," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









