Laba Bersih PII 2023 Tembus Rp836 M, Tertinggi Sepanjang Sejarah

AKURAT.CO PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII mencatatkan prestasi keuangan yang luar biasa pada tahun buku 2023, dengan pendapatan sebesar Rp1,32 triliun dan laba bersih mencapai Rp836 miliar.
Capaian ini merupakan yang tertinggi sejak perusahaan ini didirikan pada 30 Desember 2009. Selain itu, perusahaan juga menunjukkan efisiensi kinerja dengan marjin laba bersih sebesar 63% dan rasio Beban Operasional terhadap Beban Operasional (BOPO) sebesar 37%.
"Tren kinerja masih on the track dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) hingga tahun 2027, dan akan kami evaluasi dari waktu ke waktu," kata Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo di sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) baru-baru ini, dikutip Rabu (22/5/2024).
Wahid bersyukur aspek kinerja dan tata kelola dapat dilaksanakan dengan baik di tengah kondisi volatilitas makro dan penugasan yang semakin menantang. Selama tahun 2023, PT PII telah memberikan penjaminan atas 50 proyek dengan total nilai investasi sebesar Rp497 triliun dan total nilai penjaminan sebesar Rp91 triliun.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jatim, PII Jamin Proyek KPBU Jalan Tol Kediri-Tulungagung
Dari jumlah tersebut, 41 proyek merupakan proyek infrastruktur dengan nilai investasi mencapai Rp432 triliun dan nilai penjaminan sebesar Rp83 triliun. Fokus utama perusahaan pada tahun 2023 adalah memperluas kebermanfaatan dalam berbagai sektor serta tahapan proyek infrastruktur sesuai dengan mandat yang diterima.
"Penugasan baru yang diterima oleh PT PII antara lain meliputi penjaminan atas program penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), percepatan penyelenggaraan prasarana dan sarana Kereta Cepat Jakarta Bandung (KJCB), dan Indonesia Sustainable Least-Cost Electrification (ISLE)," jelas Sutopo.
Selain mencatatkan kinerja keuangan yang impresif, PT PII juga berhasil melaksanakan berbagai inisiatif strategis. Salah satu inisiatif tersebut adalah memperluas jangkauan penjaminan di luar infrastruktur, termasuk ekonomi hijau melalui framework Environment, Social, and Governance (ESG).
Proyek APJ (Alat Penerang Jalan) di Lombok Barat menjadi salah satu proyek percontohan dalam konservasi energi, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).
"Selaku Dewan Komisaris, kami sangat mengapresiasi capaian kinerja PT PII dan kami harapkan PT PII senantiasa meningkatkan kinerjanya dengan berbasis pada Governance, Risk, and Compliance," ujar Komisaris Utama PT PII, Rina Widiani Wahyuningdyah.
Ia menambahkan bahwa PT PII berhasil mencapai skor 90,04 pada penilaian GCG oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, yang merupakan skor tertinggi pertama dalam kategori sangat baik.
Selain itu, Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan RI, Rionald Silaban, yang mewakili pemerintah sebagai pemegang saham PT PII, menyampaikan apresiasinya atas pengawasan Dewan Komisaris.
"Agar Dewan Direksi dan Dewan Komisaris melakukan tinjauan mendalam terhadap rencana jangka panjang untuk memastikan target masih relevan," ujar Rionald, seraya memberikan beberapa arahan terkait evaluasi potensi klaim penjaminan dan terminasi penjaminan proyek.
Dengan prestasi yang dicapai pada tahun 2023, PT PII menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan menjaga kinerja perusahaan serta tata kelola yang baik untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








